Pupuk Bersubsidi Langka, Petani Jombang Pakai Pupuk Mahal

0
310

Nusantara.news, Jombang – Petani kelimpungan mencari pupuk bersubsidi, pempron bilang petani tidak perlu khawatir sebab kebutuhan cukup.

Para petani di Kabupaten Jombang, Jawa Timur mengalami kesulitan untuk mendapatkan pupuk urea bersubsidi. Untuk menyelamatkan tanaman padinya agar tidak mati, petani terpaksa menggunakan pupuk ponska non subsidi yang harganya jauh lebih mahal hingga dua kali lipat.

Kelangkaan pupuk urea Kabupaten Jombang merata di sejumlah desa sejak satu bulan terakhir. Salam satunya di Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang, di mana petani terpaksa membeli pupuk jenis lain yang harganya jauh lebih mahal hingga dua kali lipat.

Biasanya petani menggunakan pupuk urea bersubsidi seharga Rp120 ribu per-50 Kg, namun kini petani terpaksa menggunakan pupuk ponska yang harganya dua kali lipat lebih mahal yakni 135 ribu per-25 Kg.

“Kita terpaksa mencari pupuk alternatif untuk menyelamatkan tanaman padi kita meski pun harganya lebih mahal dua kali lipat,” ujar  Praseyono, salah seorang petani yang merasakan dampak kelangkaan pupuk kepada wartawan kepada wartawanb, Sabtu (11/2/2017.

Sementara itu pada 2017, alokasi pupuk bersubsidi jenis urea untuk jatim sebanyak 973.901 ton. Jumlah tersebut menurun dibandingkan 2016 yang mencapai  1,1 juta ton. Meskipun jumlah tersebut menurun, pembagian ke kabupaten kota di seluruh Jatim dianggap mencukupi.

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim, Benny Sampir Wanto, mengatakan, pupuk bersubsidi sudah didistribusikan ke seluruh pelosok Jatim sejak turunnya SK Kepala Dinas dan Ketahanan Pangan Provinsi Jatim Nomor 521.1/001/113.15/2017 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi untuk sektor pertanian provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2017.

“Masyarakat tidak perlu resah dengan isu yang berkembang bahwa akan terjadi kelangkaan pupuk bersubsidi dengan adanya penurunan kuota. Dengan terbitnya SK tersebut, pupuk bersubsidi langsung disebarkan ke seluruh pelosok Jatim,” kata Benny di Surabaya.

Ia menjelaskan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim, Bambang Heriyanto telah menginstruksikan kepada Dinas Pertanian di kabupaten/kota agar pupuk bersubsidi diedarkan kepada para petani setelah turunnya SK tersebut. “Sebenarnya distribusi pupuk ke berbagai wilayah setiap tahun  tidak ada kelangkaan, kecukupan pupuk terjamin dan tersedia,” ujarnya.

Melalui aturan baru tersebut, distribusi pupuk harus diatur terlebih dahulu. Sebelumnya, alokasi pupuk bersubsidi diatur melalui Peraturan Gubernur, Peraturan Bupati dan Peraturan Walikota. Mulai tahun ini, alokasi pupuk cukup melalui SK Kepala Dinas dan dilanjutkan pendistribusian ke kabupaten/kota. []

Daftar Distributor Pupuk Subsidi Di Jombang

1.KEMBAR JAYA, CV, Jl. Malang No. 50 B, Kandangan, Kediri
wilayah kerja; Kabupaten Jombang

2.KOPERASI SEKUNDER MITRA TANI, Jl. Gatot Subroto No. 26
Jombang
wilayah kerja; Kabupaten Jombang

3.MUJIARTO, UD, Jl. Merdeka No. 68 Jombang
wilayah kerja; Kabupaten Jombang

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here