PWNU Jatim Berharap Kader NU Terpilih Jadi Gubernur Jatim

0
193

Nusantara.news, Surabaya – Maraknya bursa calon Gubernur Jatim dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) dinilai positif oleh PWNU (Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama) Jawa Timur.

Ketua PWNU Jatim KH Moh Hasan Mutawakil Allallah kepada wartawan di kantornya, Jalan Masjid Al Akbar Surabaya, Jumat (3/2/2017), mengungkapkan bahwa semakin banyak calon dari NU diyakini bisa membawa Jatim menuju kemaslahatan umat.

Mutawakil Allallah juga sangat optimis bahwa semakin banyak bursa calon gubernur dari NU, semakin menambah kerukunan dan diyakini tidak akan menimbulkan perpecahan umat Islam terutama di Jawa Timur.

“Insya Allah, saya yakin kader-kader NU itu patuh dan taat menerima nasehat para kiai-kiai utamanya kiai-kiai sepuh. Karena beliau-beliau lah yang memegang otoritas komando terhadap kader-kader, terhadap umat kita,” katanya.

Ditambahkan, nama-nama yang nanti meramaikan bursa pencalonan Gubernur Jatim berlatar belakang NU diharapkan memiliki potensi besar untuk memimpin Jawa Timur lebih baik lagi.

Kader NU mendominasi bursa calon Gubernur Jatim. Antara lain  Wakil Gubernur Saifullah Yusuf, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa, Ketua PP Muslimat. dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang sekarang juga memimpin Ikatan Sarjana NU.

Kiai Mutawakil juga tak menampik jika pencalonan kader NU sebagai kandidat bakal calon Gubernur Jatim akan saling berebut untuk mendapatkan suara di hati masyarakat. “Kalah menang soal biasa. Memang NU itu umat dan kadernya banyak, sehingga tidak mungkin dikelola dengan mudah potensinya,” ujarnya.

Dalam pemilihan gubernur, kata Kiai Mutawakil, NU terutama PWNU Jawa Timur akan tetap berpegang teguh pada garis-garis khitah NU 1926 yang posisinya produktif dan tidak pasif. “Kami akan mendekati semua pihak yang muncul nama-namanya sebagai calon gubernur, untuk siap menang siap kalah,” tegasnya.

Melihat jumlah warga NU di Jatim dan komitmen untuk menjaga ideologi Pancasila serta keutuhan NKRI, ia berharap kader NU lah yang ke depan memimpin Jawa Timur. Pada Pilgub Jatim 2018, ia mendoakan kader NU yang terpilih.

“Ya mudah-mudahan yang menjadi Gubernur Jatim orang NU, karena dijamin komitmen ideologinya, komitmen kebangsaannya, dan tidak akan menjual jatim demi martabat, tidak akan menjual demi kedudukan, tidak akan menjual demi kepentingan duniawi,” jelasnya.

Ketika disinggung mengenai calon gubernur dari perempuan, Kiai Mutawakil enggan membahasnya. “Wah ini sudah mengarah. Saya nggak mau komentar,” pungkasnya. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here