Raja Salman Datang, Pengamanan Penyeberangan ke Bali Diperketat

0
77

Nusantara.news, Banyuwangi – Rencana kedatangan Raja Salman ke Pulau Dewata mendapatkan perhatian dari banyak pihak. Salah satu langkah cepat yang diambil oleh ASDP Ketapang dan Polres Banyuwangi adalah dengan melakukan peningkatan pengamanan pelabuhan bersama

Seiring dengan itu kesibukan para petugas di pelabuhan Ketapang juga mulai terlihat. Petugas gabungan Polres Banyuwangi dan ASDP Ketapang melakukan pemeriksaan metal detektor kepada setiap kendaraan yang melakukan penyeberangan ke pulau Bali. Polisi bahkan menyisir setiap sudut kendaraan yang akan masuk ke Pelabuhan Ketapang. Seluruh identitas penumpang kapal juga tak luput dari pemeriksaan.

Langkah pengamanan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya terorisme, mengingat sempat terjadi ancaman pemboman di Bandung yang waktunya hampir bersamaan dengan kedatangan Raja Salman ke Indonesia. “Ini bagian antisipasi keamanan jelang kedatangan Raja Salman ke Bali dan tragedi bom di Bandung,” ungkap Wakapolres Banyuwangi, Kompol M. Yusuf Usman disela memimpin pengamanan, Rabu (1/3/2017).

Dalam pengamanan kali ini, Polres Banyuwangi menerjunkan sekitar 300 personil dengan tingkat siaga dua kali lipat dari biasanya. Selain itu akan ada tambahan personil dari Brimob Polda Jawa Timur. “Kita kerahkan setengah kekuatan Polres untuk siaga di Ketapang. Total sekitar 300-an petugas,” tegas Wakapolres.

Ketatnya pengamanan juga terlihat dengan adanya pengawasan di 17 titik pelabuhan tradisional yang tersebar di seluruh wilayah Banyuwangi. “Pelabuhan Ketapang sebagai pintu masuk menuju Pulau Seribu Pura harus diberikan pengamanan ekstra. Sebab, Raja Salman bersama rombongan yang berjumlah 1.500 orang akan berlibur cukup lama di destinasi dunia tersebut,” ungkapnya.

Dengan kondisi geografis Banyuwangi yang menjadi pintu masuk ke Bali membuat aparat keamanan beserta ASDP ketapang melakukan siaga penuh demi mengurangi resiko gangguan keamanan. “Intinya, kita sterilisasi pintu masuk menuju Bali dari kemungkinan aksi teror. Apalagi awal Maret ini dikunjungi tamu negara,” pungkasnya. [] 

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here