Ramalan Suara Langit: Satu Laki-laki, Dua Wanita

0
257
Print

Nusantara.news, Surabaya – Aroma jelang pemilihan kepala daerah atau Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur, 2018 semakin semerbak. Banyak pihak melontarkan pemikiran dan analisanya, atau mencokolkan sejumlah nama yang dinilai layak maju untuk berlaga di Pilgub Jawa Timur.

Salah satunya, analisa dan pemikiran yang dilontarkan Ketua Aliansi Wong Cilik Bersatu (AWCB) Jawa Timur Nugroho. Lelaki yang lama malang melintang di percaturan politik, khususnya di Jawa Timur ini meramalkan akan muncul tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di Pilgub Jawa Timur, 2018. Dari tiga pasangan itu, diprediksi satu cagub laki-laki dan dua cagub wanita.

“Itu suara langit dan saya prediksi pertarungan akan berlangsung sangat sengit. Ketatnya persaingan itu disebabkan karena masing-masing kandidat punya kekuatan seimbang dan basis massa yang kuat. Tidak menutup kemungkinan akan berlangsung dua putaran,” kata Nugroho di Surabaya, Kamis (2/2/2017).

Dia memprediksi, pemenang di Pilgub Jawa Timur 2018 mendatang adalah laki-laki. Alasannya, karena di Jawa Timur masih menganut budaya patriarkhi yang lebih mempercayakan sosok pemimpin kepada lelaki.

“Tradisinya, Jawa Timur akan tetap dipimpin seorang gubernur laki-laki. Jadi meski nanti ada kandidat wanita sulit untuk menang,” kata dia.

Mantan politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, pemenang di Pilgub Jawa Timur adalah peserta yang bisa meneruskan program gubernur sebelumnya, Soekarwo memajukan perekonomian di Jawa Timur, menuju warga Jawa Timur lebih sejahtera.

Menurutnya, masyarakat Jawa Timur selama ini puas dengan program kerja Pakde Karwo. Dan, menurutnya pemilih akan kembali memilih kandidat yang bisa menjamin program incumbent dilanjutkan.

Sejumlkah nama sudah muncul dalam bursa Cagub Jatim. Antara lain, Khofifah Indar Parawansa kini menjabat Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul kini menjabat Wakil Gubernur Jawa Timur, Walikota Surabaya Tri Rismaharini, dan Ketua DPRD Jawa Timur Abdul Halim Iskandar.

Sejumlah nama kepala daerah juga sudah masuk bursa, yakni Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Bupati Jombang Nyono Suharli, Bupati Ponorogo Ipong Muchlison, Bupati Bojonegoro Kang Yoto, Bupati Ngawi Budi Sulistyono, Walikota Batu Eddy Rumpoko, serta Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak.

Namanya saja prediksi, siapa pun bisa dan sah melakukannya. Hal penting yang tidak boleh dilupakan oleh calon pemilih, agar teliti dan jeli sebelum memilih calon pemimpin. Kenali, pahami karakter dan semangat kerjanya, jangan sampai getol berjuang hanya untuk kepentingan diri sendiri dan golongannya. Jawa Timur barometer nasional, rakyatnya harus sejahtera dulu baru kemudian pemimpinnya. Ayo direnungkan, salah memilih nasib akan tergadai selama lima tahun. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here