Rekom NasDem Mantapkan Langkah Khofifah-Emil di Pilgub Jatim

0
83
KIP-Emil "Kami meyakini ini adalah awal sejarah untuk mengukir Jawa Timur, dari semua gender semuanya akan bisa berdaya saing dan dorong untuk memajukan ekonomi secara merata"

Nusantara.news, Surabaya – Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak resmi mengantongi dukungan dari DPP Partai NasDem. Sebelumnya, dukungan juga diterima dari Partai Demokrat, Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Itu merupakan sebuah bekal yang cukup sebagai syarat untuk melangkah mengikuti Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Juni 2018. Surat Keputusan (SK) dukungan dari DPP NasDem resmi dilakukan hari ini, di kantor DPP NasDem di Jakarta, Selasa (2/1/2018).

SK Nomor 174-Kpts/DPP-NasDem-XII/2017 itu diserahkan oleh Sekretaris Jenderal DPP NasDem, Jhonny G Plate di Kantor DPP NasDem di Jalan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat. Disaksikan oleh internal pengurus DPP NasDem, juga Ketua Tim Sembilan KH Salahuddin Wahid, dan juru bicara tim KH Asep Syaifuddin Chalim, Ketua DPW NasDem Jatim Rendra Kresna serta seluruh jajarannya yang ikut hadir, dan para undangan lainnya.

Baca Juga: Pendaftaran Calon Gubernur Jatim Dibuka 8 – 10 Januari 2018

“DPP Partai NasDem memberikan persetujuan kepada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, Khofifah dan Emil. Dengan ini secara resmi saya menyerahkan Model B-1 KWK Parpol, yakni Surat Keputusan DPP NasDem Nomor 174-KPPS/DPP Partai NasDem/2017 yakni persetujuan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak,” kata Jhonny, sambil membacakan SK yang telah di tandatangani Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.

Khofifah Indar Parawansa – Emil Elistianto Dardak

Menerima SK DPP NasDem tersebut, Khofifah dan Emil menyambutnya dengan baik, sambil tak lupa mengucapkan rasa syukur. “Insyaallah kami sama-sama akan menyaksikan proses rekomendasi untuk kami Khofifah-Emil untuk membangun Jatim berkeunggulan dan berdaya saing dan religiusitas,” ujar Khofifah.

Keduanya sangat yakin itu sebagai langkah awal mengukir sejarah untuk kemajuan Jatim. Khofifah menyebut, dari semua gender akan bisa berdaya saing dan saling mendorong untuk memajukan ekonomi secara merata.

“Kami meyakini ini adalah awal sejarah untuk mengukir Jawa Timur, dari semua gender semuanya akan bisa berdaya saing dan dorong untuk memajukan ekonomi secara merata,” tambah Emil meneruskan kalimat yang diucapkan Khofifah.

Baca Juga: Emil Bicara Marhaenisme di Sarasehan Pemuda Demokrat

Menurut Khofifah, dukungan Partai NasDem merupakan tambahan energi baru yang sangat luar biasa. Pihaknya optimis, langkahnya bersama Emil akan mendapat kekuatan yang besar dari jejaring NasDem, tidak hanya di Jatim. Di kesempatan itu, Khofifah tak lupa juga meminta doa kepada semua pihak untuk melangkahkan kaki menuju Pilgub Jatim.

“Insya Allah minggu depan sudah melalui proses pendaftaran, selain kami memohon doa kepada Allah dan seluruh elemen. Terima kasih mohon doa dan dukungannya,” ucap Khofifah.

Sementara, untuk pasangan Saifullah Yusuf – Abdullah Azwar Anas yang diusung PKB dan PDI Perjuangan. PKB memiliki 20 kursi dan PDI Perjuangan memiliki 19 kursi, atau total ada 19 kursi di parlemen. Sebenarnya, PKB tanpa berkoalisi bisa mengusung pasangan sendiri, karena sesuai ketentuan KPU, partai politik bisa mengusung calon jika memiliki minimal 20 kursi atau 25 persen suara di parlemen.

Sebelumnya, pasangan Gus Ipul-Anas mengaku optimis masih akan ada lagi sejumlah partai yang akan memberikan dukungan ke pihaknya. Namun, hingga saat ini dukungan tambahan belum muncul. Semula, PKS yang memiliki 6 kursi digadang untuk bisa memperkuat pasangan itu.

Mochtar W Oetomo: Kekuatan Partai NasDem di Jatim Tak Bisa Diremehkan

Mochtar W Oetomo “Kekuatan Partai NasDem di Jatim tak bisa diremehkan. Di sana ada Hasan Aminuddin, Rendra Kresna dan Effendy Choirie yang kiprah dan track record politiknya diakui di Jatim. Mereka terbukti memiliki basis suara yang jelas” (Foto: Tudji)

Diminta komentarnya soal itu, pengamat yang juga peneliti senior Surabaya Survei Center (SSC) Mochtar W Oetomo menyebut, dukungan resmi yang diberikan DPP Partai NasDem kepada pasangan Khofifah-Emil merupakan hal yang melegakan.

“Tentu ini adalah berita yang melegakan, karena bagaimanapun NasDem adalah partai pertama yang mengendors nama Khofifah untuk berkontestasi di Pilgub Jatim. Partai NasDem, merupakan energi pertama Khofifah untuk kembali running di Pilgub Jatim. Menurut saya, kepastian ini tentu akan semakin meningkatkan moral Khofifah-Emil dan timnya untuk menyongsong pertarungan yang sesungguhnya,” urai Mochtar.

Ditambahkan, bagaimanapun juga kekuatan Partai NasDem di Jatim tak bisa diremehkan.

“Kita lihat saja di sana (di Partai NasDem) ada sosok Hasan Aminuddin, Rendra Kresna dan Effendy Choirie yang kiprah dan track record politiknya diakui di Jawa Timur. Mereka terbukti memiliki basis suara yang jelas, jadi sedikit banyak pasti akan memberi efek elektoral kepada pasangan Khofifah-Emil,” terang dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik itu.

Pendaftaran Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur 8-10 Januari 2018

Choirul Anam “Pendaftaran pasangan calon yang akan maju di Pilgub Jatim dilakukan pada tanggal 8 hingga 10 Januari 2018” (Foto: Tudji)

Untuk diketahui, pendaftaran pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur dari partai politik, sesuai jadwal yang ditentukan dilakuakn pada tanggal 8 hingga 10 Januari 2018.

Baca Juga: Testimoni Santri Kesayangan Gus Dur (1)

Divisi Perencanaan dan Data KPU Jatim, Choirul Anam menjelaskan, pendaftaran pasangan calon berlangsung selama tiga hari, sesuai agenda yang terjadwal. Pembukaan pendaftaran dilakukan sejak pukul 08.00 hingga pukul 16.00 WIB. Sedangkan di hari ketiga atau hari terakhir, pendaftaran dilaksanakan mulai pukul 08.00 hingga pukul 24.00 WIB.

“Untuk pendaftaran pasangan calon yang akan maju di Pilgub Jatim dilakukan pada tanggal 8 hingga 10 Januari 2018,” ujar Divisi Perencanaan dan Data KPU Jatim, Choirul Anam.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here