Relawan Milenial Siap Menangkan Khofifah

0
105
Muslih Hasyim, Ketua Tim Relawan Muda Pendukung KIP

Nusantara.news, Surabaya – Kompetisi menuju Jatim I semakin dinamis dan bersemarak. Penguatan dan pemetaan kantong-kantong suara terus dilakukan oleh masing-masing kandidat. Tidak terkecuali Calon Gubernur Khofifah Indar Parawansa yang baru pada pertengan November ini mengumumkan calon pendampingnya setelah disetujui oleh 9 Kyai kharismatis se-Jawa Timur yang membahasnya di Pondok Pesantren Amanatul Ummah di Surabaya.

Satu diantara pendukung setia Khofifah, yakni elemen pemuda dari generasi milenial misalnya, mereka mengaku di pertengahan November segera mendeklarasikan ‘Relawan Sahabat Khofifah’ di Surabaya. Keberadaan elemen pemuda ini, selain melakukan pemetaan, penguatan suara pemilih pemula juga bergerak melakukan pengawasan di semua wilayah kelurahan/desa, hingga tingkat kecamatan dan provinsi.

“Bidang garap kita adalah elemen pemuda hingga usia sampai 40 tahun, karena yang perempuan sudah dilakukan oleh Fatayat dan Muslimat,” ujar Ketua Relawan Sahabat Khofifah, Muslih Hasyim ditemui di lokasi pertemuan kiai se-Jatim di Pondok Pesantren Ammanatul Ummah, Siwalankerto, Surabaya, Minggu (5/11/2017).

Lanjutnya, di setiap TPS akan dipasang satu orang relawan. Fungsi mereka juga sekaligus melakukan pengawasan jalannya proses pemungutan suara, dan pengawasan suara pemilih sampai tingkat PPK, dan KPU Jatim. Diharapkan, kaum muda dan generasi milenial ikut peduli untuk mensukseskan pilkada, termasuk suksesnya penyelenggaraan Pilgub Jatim tanpa kecurangan dan keberpihakan.

“Jangan sampai ada yang memainkan termasuk tingkat penyelenggara, semua harus profesional dan tidak ada keberpihakan, itu yang terus kita kawal,” tegasnya.

Lily Wachid saat hadir di pembahasan tertutup tim kiai di Surabaya (Foto: Tudji)

Lelaki yang dulu dikenal sebagai orang dekat dan juga tim sukses Saifullah Yusuf di Pilgub Jatim 2013, dan kini berbalik mendukung Khofifah itu menambahkan, wadah relawan di bawah komandonya itu akan segera dideklarasikan kemudian serentak disusul di semua kabupetan/kota di Jatim.

“Akan dideklarasikan hari Minggu 12 Nopember,” terang Muslih.

Dia menyebut, bersamaan pelaksanaan deklarasi juga dilakukan hal yang sama di semua kota/kabupaten di seluruh Jatim, sementara yang di Surabaya, akan dihadiri para perwakilan dari semua kota/kabupaten se Jatim.

Relawan Muda Pendukung Khofifah itu mengaku ikhlas dan tulus selain memberikan dukungan juga menjalankan fungsi pengawasan mulai dari desa/kelurahan sampai tingkat provinsi. Itu, dilakukan tanpa pamrih, ikhlas, tanpa bayaran serta siap mencurahkan waktu dan segala pemikiran untuk mengantar Khofifah menuju kemenangan di Pilgub Jatim.

Baca Juga: Pasangan Khofifah Dideklarasikan Pertengahan November

Alasannya, Khofifah sebagai kader NU sejati selain memiliki banyak prestasi dan telah teruji hingga menduduki jabatan Menteri Sosial di Pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla ini, tidak pernah menyimpang dari Khittah NU dan perjuangannya dilakukan sepenuhnya berpihak kepada rakyat.

“Tujuannya, hanya satu ikut mengawasi dan mengawal kemenangan Bu Khofifah di Pilgub Jatim 2018 ini. Itu karena, kami melihat Bu Khofifah adalah tokoh cerdas, mumpuni, enerjik dan banyak mengukir keberhasilan di Pemerintahan Presiden Jokowi-Jusuf Kalla. Bu Khofifah juga nomor 2 sebagai menteri berprestasi, dan saatnya untuk membangun Jatim menjadi lebih baik,” pungkasnya.

Sebelumnya, para kiai yang tergabung dalam wadah tim 9 telah rampung melakukan tugasnya hingga tahapan akhir. Verifikasi 10 nama bakal calon yang kemudian mengerucut menjadi dua sosok itu akan segera diumumkan, juga minggu depan bulan ini. Sosok tersebut kemudian disampaikan ke partai pengusung juga ke Khofifah sebagai bakal calon Gubernur Jatim, yang akan memilih atau menentukan pasangannya.

Dimotori oleh KH Sholahuddin Wahid atau Gus Sholah, dalam pertemuan Minggu kemarin itu, dipastikan dua sosok mengerucut. Sementara sosok lainnya terus menguati di wilayah masing-masing, juga untuk kekuatan Khofifah maju di Pilgub Jatim.

“Telah mengerucut dua nama, hanya memang tidak boleh disebutkan namanya (kepada media). Tetapi, insyaallah minggu depan mengerucut satu nama dan diumumkan ke panjenengan semua,” ujar Kiai Asep Saifuddin Chalim, juru bicara Tim 9 usai melakukan pertemuan Minggu (5/11/2018) malam.

Pantauan Nusantara.news, di tengah pertemuan tertutup itu, selain para kiai, berbagai elemen pemuda juga ikut menunggu hasil bahasan. Mereka, dari masing-masing elemen juga telah menyiapkan program dan gerakannya untuk siap mengantar sukses Khofifah dan siapapun pasangannya menju kemenangan di Pilgub Jatim.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here