Revitalisasi Pasar Besar, Pedagang Khawatir Campur Tangan Investor

0
132
Tampak depan Pasar Besar Kota Batu (Sumber: Azmy)

Nusantara.news, Kota Batu –  Jelang pelaksanaan revitalisasi Pasar Besar Kota Batu oleh Pemerintah Kota Batu, melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan pemenang lelang proyek pembamgunan, sejumlah pedagang khawatir akan ada hal yang tidak diinginkan terjadi. Pasalnya, pihak perusahan tersebut tidak jauh berbeda dengan investor seperti permasalahan pasar di Kota Malang yang diduga turut campur dengan permasalahan pedagang.

Wakil Ketua Paguyuban Pasar, Agus Yulianto mengatakan bahwa seluruh pedagang sudah sepakat dengan proyek revitalisasi tersebut. Namun, ia menyebutkan bahwa sebagian masih ada kekhawatiran dari para pedagang akan proyek pembangunan tersebut.

Terutama masuknya investor di tengah-tengah pembangunan. “Berkaca dari kejadian Pasar Blimbing atau Merjosari di Kota Malang. Masuknya investor jelas tidak berpihak kepada para pedagang,” tegasnya.

“Karena konsep dari investor adalah keuntungan yang dikedepankan bukan kesejahteraan pembangunan, hal ini yang mengharuskan kami berhati-hati dan jeli akan pelaksanaan pembangunan pasar ini, agar tidak terjadi hal yang sama seperti beberapa pasar di Kota Malang,” tandas Agus.

Sementara itu, salah satu pedagang mengaku tidak megetahui dengan jelas proses revitalisasi itu sehingga merasa khawatir akan ada sesutu di kemudian hari yang merugikan para pedagang.

“Sebenarnya kami ngikut saja mas dengan paguyuban karena kurang tahu detail mengenai proses ini.” ujar Sundari, salah seorang pedagang pakaian Pasar Besar Kota Batu kepada Nusantara.news, Minggu (28/5/2017).

“Kekhawatiran itu juga pasti ada, masalah pasar di Kota Malang sampai ada demo-demo pedagang ke pemerintah,” imbuh Sundari.

Guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi, pihak paguyuban berharap segera diadakannya Memorandum of Understanding (MoU) yang jelas antara pedagang, Pemkot Batu, dan pihak perusahaan.

Pihaknya juga menekankan disediakannya tempat Pasar Penampungan Sementara apabila pembangunan akan dilaksanakan, “Pihak Pemkot Batu harus segera menentukan tempat relokasi atau penampungan sementara untuk pedagang selama proses pembangunan fisik berlangsung.” tutup Agus.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here