Rhoma Dukung Khofifah, Gerindra Dukung Gus Ipul

0
52
"Jadi, kriteria adalah yang paling penting. Jika perempuan memenuhi unsur itu kenapa tidak untuk dipilih?. Bahkan, hukumnya haram jika memilih pemimpin yang dilakukan seenaknya tanpa memperhatikan kriteria"

Nusantara.news, Surabaya – Dukung mendukung terus berlangsung mewarnai jelang Pemilihan Gubernur Jatim. Dua pasangan calon silih berganti mendapat asupan kekuatan untuk melangkah di Pilgub Jatim. Pasangan Khofifah-Emil Elistianto Dardak misalnya, mengaku semakin mulus langkahnya dengan banyaknya dukungan yang terus berdatangan.

Terbaru, pasangan ini mendapat dukungan dari Fans of Rhoma and Soneta (Forsa) Jatim. Mereka, pengagum Rhoma mendeklarasikan dukungan untuk memenangkan Khofifah-Emil meraih kemenangan di Pilgub Jatim. Dukungan dirangkai dalam forum Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Forsa Jatim, yang dihadiri langsung oleh sang raja dangdut Rhoma Irama.

“Forsa Jatim siap menyukseskan dan memenangkan pasangan Ibu Khofifah-Emil. Keputusan ini kami ambil melalui Rakerwil,” ujar Ketua DPW Forsa Jatim Yusuf Maulana di Hotel Novotel, Surabaya, Senin (12/3/2018).

Oleh Forsa, keputusan itu kemudian diteruskan ke seluruh jajaran pengurus dan anggota di setiap tingkatan di Jatim. Mereka bertekad untuk bahu membahu mensosialisasikan Khofifah-Emil, hingga meraih kemenangan untuk duduk sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, menggantikan Soekarwo-Saifullah Yusuf.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengurus dan anggota, bekerja bahu membahu untuk pemenangan secara beretika dan tidak bertentangan dengan budaya yang berlaku,” lanjutnya.

“Rhoma Irama mengajak pendukungnya mengarahkan dukungan atau pilihan ke pasangan Khofifah-Emil untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim” (Foto: Tudji)

Kesetiaan mendukung dan memenangkan Khofifah-Emil juga ditegaskan oleh
Ketua Umum DPP Forsa Surya Aka. Surya menyebut, Forsa telah memiliki kedekatan yang cukup lama dengan Khofifah, termasuk saat maju Pilgub Jatim dua periode sebelumnya, 2008 dan 2013. “Memang saat itu belum takdir, tetapi kali ini kemenangan Khofifah-Emil sudah di depan mata,” tegas Surya Aka.

Menerima dukungan itu, Khofifah dalam kalimat sambutannya mengatakan semakin optimistis untuk melangkah di Pilgub Jatim. Dirinya dan Emil yang hadir ditemani istrinya, Arumi Bachin mengaku juga sangat lega dukungan dialamatkan kepada pasangannya.

Sejak kecil saya ini ABRI “Anak Buah Rhoma Irama”

“Saya dan Mas Emil sangat berbahagia dan menyambut baik dukungan ini. Sejak kecil saya ini ABRI “Anak Buah Rhoma Irama” karena kami memang sangat ngefans dengan Bang Haji Rhoma Irama,” ujar Khofifah disambut riuh tepuk tangan anggota Forsa dan undangan yang hadir.

Di acara itu, luapan kegembiraan Khofifah tak bisa di tutupi, dia pun kemudian mengalunkan lagu ‘Ibu’ ciptaan Rhoma yang disambut riuh rendah tepuk tangan pengunjung seisi ruangan. Mantan Menteri Sosial di Kabinet Kerja Presiden Jokowi-Jusuf Kalla itu kemudian berdoa agar ikrar dan dukungan tersebut mendapat Ridho-Nya.

Gus Ipul Dapat Dukungan Gerindra

Kalau Khofifah mendapat dukungan Rhoma Irama, sebelumnya, calon Gubernur Jatim pemilik nomor urut dua Saifullah Yusuf juga mendapat dukungan dari Partai Gerindra. Dukungan diberikan bersamaan dengan digelarnya acara Pengukuhan Relawan “Sapu Bersih” yang dilakukan oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jatim, di Hotel Utami, Juanda, Sidoarjo.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Partai Gerindra yang memberikan dukungan kepada kami untuk maju di Pilgub Jatim,” kata Saifullah yang akrab dengan sapaan Gus Ipul.

“Tekad bulat, selain memenangkan pasangan Gus ipul-Puti Guntur, juga kembali mengusung Ketua Umum Partai Gerindra Bapak Prabowo untuk maju di Pilpres 2019” (Foto: Tudji)

Lelaki yang pernah menjabat Wakil Gubernur Jatim dua periode itu mengaku sangat berbesar hati melihat semangat kader Gerindra. Gus Ipul kemudian menyebut dalam dua minggu terakhir hasil survei menunjukkan pasangan Gus Ipul-Puti Guntur tidak terpaut jauh dari pasangan nomor urut satu, Khofifah-Emil. Namun, dia mengaku meski hasil survei bukan mutlak sebagai patokan, tetapi pihaknya akan terus berupaya untuk meningkatkan perolehan suara.

“Hasil survei tidak terpaut jauh, hanya 0,5 persen, yakni di angka 40 persen. Dan, kita yakin, dalam dua minggu ke depan akan terus naik. Apalagi, kader Gerindra juga ikut membantu menaikkan angka itu,” terang Gus Ipul.

Meski survei bukan menjadi patokan, tetapi dengan bergabungnya Gerinda akan mendongkrak suara menjadi 70 hingga 80 persen. Dari hasil survei itu, lanjut Gus Ipul akan dijadikan rujukan untuk melakukan langkah-langkah selanjutnya.

Dia menambahkan, dengan dukungan Partai Gerindra pihaknya akan bersama-sama berjalan dengan, PDIP, PKB, PKS untuk mewujudkan kemakmuran di Jatim.

“Mari, kita berjalan bersama dengan payung besarnya “Kabeh Sedulur Kabeh Makmur,” tegasnya.

Ketua DPD Gerindra Jatim Komitmen Dukung Gus Ipul-Puti Guntur

Sementara, Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, Soepriyatno menegaskan bahwa Partai Gerindra tidak ada polemik dan siapa pun yang didukung akan menang, termasuk pasangan Gus Ipul-Puti Guntur.

“Tidak ada kata kalah, yang didukung Partai Gerindra harus menang. Kemenangan harus dicanangkan” (Foto: Tudji)

“Rekom sudah ditetapkan. Maka, tidak ada polemik lagi siapa yang didukung. Gerindra akan habis-habisan memenangkan Gus Ipul-Mbak Puti,” ucap Soepriyatno.

Ditambahkan, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto memutuskan mendukung pasangan Gus Ipul-Puti Guntur untuk memenangi Pilgub Jatim. Dan, keputusan Ketua Umum Gerindra adalah marwah partai yang harus dilaksanakan oleh semua jajaran kader Partai Gerindra.

“Tidak ada kata kalah, yang didukung Partai Gerindra harus menang. Bagi Gerindra kemenangan harus dicanangkan. Ibaratnya sebelum perang, kita harus sudah menang dulu,” tegasnya berapi-api.

Dengan luapan kegembiraan, di hadapan ratusan kader partai bergambar garuda itu Gus Ipul kemudian mengajaknya bernyanyi dengan lagu “Kabeh Sedulur Kabeh Makmur” yang menjadi tage line kampanyenya. Dia menyebut, dengan lagu itu, semua masyarakat Jatim adalah sedulur dan semua akan menikmati kemakmuran.

“Jatim yang akan datang, semua guyup semua rukun. Bisa jadi kita tidak sama, tetapi kita akan makmur bersama saya dan Puti untuk perubahan berkelanjutan menuju kemakmuran,” tegas Gus Ipul.

Partai Gerindra akhirnya meneguhkan diri mendukung pasangan Gus Ipul-Puti Guntur, partai besutan Prabowo Subiyanto ini bergabung dengan PDIP, PKS PKB. Mereka sepakat untuk berjalan bersama, memenangkan Gus Ipul-Puti Guntur di Pilgub Jatim. Dalam yel-yel yang dikumandangkan, selain kemenangan untuk pasangan nomor urut dua, Gerindra juga bertekad kembali mengusung Prabowo untuk kembali maju di Pemilihan Presiden di Pemilu 2019.

“Tekad bulat, selain memenangkan pasangan Gus ipul-Puti Guntur, juga kembali mengusung Ketua Umum Partai Gerindra Bapak Prabowo untuk maju di Pilpres 2019,” terang Soepriyatno.

Dan, pastinya masyarakat Jatim juga sudah mengetahui dua kandidat yang maju di Pilgub Jatim, yakni Khofifah dan Gus Ipul yang sama-sama berlatar belakang Nahdlatul Ulama (NU), masing-masing sosok tentu memiliki kekuatan untuk dipercaya sebagai pemimpin atau Gubernur Jatim.

Soal itu, Rhoma Irama menegaskan, saat ini tidak ada lagi perbedaan perempuan atau lelaki untuk memimpin sebuah wilayah termasuk untuk menjadi gubernur atau kepala daerah. Rhoma menyebut, perbedaan lelaki dan perempuan hanya didalam rumah tangga. “Sekarang tidak ada lagi perbedaan pendapat soal kepemimpinan lelaki atau perempuan, semuanya sudah selesai. Jika perempuan mampu memimpin dan memiliki sejumlah kriteria untuk dipilih, kenapa tidak,” tegas Rhoma Irama yang kembali mendapat tepuk tangan pendukungnya sebagai pertanda memuluskan langkah Khofifah di Pilgub Jatim.

Menurut Rhoma, memilih calon kepala daerah atau gubernur tidak dengan seenaknya dilakukan. Karena itu akan membawa kemaslahatan umat, atau sebaliknya. Jadi, lanjut raja dangdut yang juga ayah Ridho Rhoma kriteria sebagai calon pemimpin harus menjadi pertimbangan sebelum menjatuhkan pilihan.

“Jadi, kriteria adalah yang paling penting. Jika perempuan memenuhi unsur itu kenapa tidak untuk dipilih?. Bahkan, hukumnya haram jika memilih pemimpin yang dilakukan seenaknya tanpa memperhatikan kriteria, yakni kemampuan yang menjadi pertimbangan, dan haram hukumnya memilih calon pemimpin yang tidak memiliki kriteria sebagai pemimpin,” tegasnya.

Dari kalimat yang disampaikan, jelas Rhoma Irama mengajak pendukungnya mengarahkan dukungan atau pilihan ke pasangan Khofifah-Emil untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim. Untuk menguatkan itu, Rhoma kemudian memanjatkan doa dan mengajak untuk mengamini membukakan jalan mulus pasangan Khofifah-Emil terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here