Kabinet Donald Trump

Rick Perry Jadi Menteri Energi, AS Mantap Perkuat Senjata Nuklir

0
125
Mantan Gubernur Texas Rick Perry disumpah sebelum memberikan kesaksian di Senat AS atas pencalonannya sebagai Menteri Energi di Capitol Hill Washington AS, 19 Januari 2017. Foto: Reuters

Nusantara.news, Washington – Senat Amerika Serikat menyetujui calon Menteri Energi pilihan Donald Trump Rick Perry, Kamis (2/3). Mantan Gubernur Texas itu berjanji untuk memperbaharui persenjataan nuklir Amerika Serikat.

Keterpilihan Perry semakin memperkuat arah kebijakan Presiden AS terkait senjata nuklir. Trump sebelumnya mengungkapkan keinginannya agar persenjataan nuklir AS menjadi yang terdepan di dunia. Saat ini menurut Trump, cadangan senjata nuklir AS tertinggal jauh dibandingkan Rusia. Trump ingin AS meningkatkan jumlah cadangan senjata nuklirnya agar menjadi terbanyak dan tercanggih di dunia.

“Saya orang pertama yang ingin melihat semua orang tidak memiliki senjata nuklir. Namun, kita tidak ingin di belakang negara lain (dalam kepemilikan senjata nuklir). Kita tidak seharusnya tidak pernah tertinggi dalam kemampuan senjata nuklir,” kata Trump sebagaimana dilansir Reuters beberapa waktu lalu.

Menurut data dari kelompok anti-nuklir Ploghshares Fund, AS tergolong tertinggal dalam kepemilikan senjata nuklir. Rusia memiliki 7.300 hulu ledak nuklir sementara AS hanya memiliki 6.790.

Traktat pembatasan senjata strategis baru atau dikenal dengan START antara AS dan Rusia telah memaksa kedua negara untuk mengurangi cadangan senjata nuklir dalam wakti 10 tahun ke depan, mulai 5 Februari 2018. Traktat itu hanya mengizinkan kedua negara memiliki maksimal 800 misil balistik antar-benua, kapal selam nuklir, serta pesawat pengebom.

Trump menyebut START merupakan ‘kesepakatan satu pihak’. “Itu merupakan kesepakan  buruk yang dibuat negara,” kata Trump.

AS menggelontorkan dana 1 triliun USD untuk memodernisasi misil berhulu ledak nuklir yang bisa diluncurkan dari kapal selam, pesawat pengebom, dan peluncur misil. Trump diperkirakan bakal menambah dana untuk perkuatan nuklir AS.

Selain itu, kemunculan Perry sebagai Menteri Energi telah menimbulkan kekhawatiran pihak oposisi Demokrat terkait hubungannya dengan perusahaan minyak, juga keraguan Perry selama ini terhadap kajian tentang perubahan iklim, serta fakta bahwa dia pernah mengatakan soal akan menghilangkan departemen energi di AS, penyataan yang disesalinya di hadapan Senat.

Dalam sidang konfirmasi, Perry mengatakan, “Laporan yang saya buat lebih dari lima tahun lalu tentang penghapusan Departemen Energi tidak mencerminkan pemikiran saya saat ini,” katanya.

Perry juga mengklaim telah berubah pandangan soal kajian perubahan iklim, dimana dia selalu mempertanyakan kajian yang menyatakan aktivitas manusia sebagai penyebab perubahan iklim. Pada satu acara kampanye, dia menuduh para ilmuwan telah memanipulasi data terkait hal itu agar terus mendapatkan dana penelitian. Namun, dalam sidang konfirmasi, dia mengatakan percaya bahwa alam dan manusia keduanya berkontribusi terhadap perubahan iklim.

Sebagaimana dilaporkan Reuters (2/3) Perry mendapat dukungan 62 suara dari Senat, dan 37 yang tidak mendukung.

Perry, (66) adalah mantan gubernur Texas (2000-2015). Dia adalah gubernur terlama dari negara bagian yang merupakan penghasil minyak dalam sejarahnya itu.

Sebagai Menteri energi, Perry akan memimpin penelitian ilmiah yang membantu memicu booming pengeboran di AS dan kemajuan dalam efisiensi energi serta teknologi energi terbarukan, serta mengawasi persenjataan nuklir di Amerika.

Dalam konfirmasi sidang Senat, Perry mengatakan di departemen energi dia akan banyak fokus memperbaharui persenjataan senjata nuklir AS. Presiden Trump ingin memastikan bahwa senjata nuklir AS paling top di dunia. Trump mengatakan bahwa AS telah tertinggal jauh dalam kapasitas senjata nuklirnya.

Senator Demokrat dari Oregon Ron Wyden, seorang senator senior dari Komisi Energi dan Sumber Daya Alam mengatakan, Perry telah gagal mendorong pemerintahan Trump untuk memotong anggaran departemen energi dan fokus pada energi bersih R & D (baru dan terbarukan).

Bagi aktivis lingkungan seperti kelompok lingkungan 350.org Perry merupakan ancaman bagi lingkungan. Direktur Eksekutif organisasi itu, Mei Boeve mengatakan, Trump menambah satu lagi orang yang memenuhi syarat sebagai “penjudi” bahan bakar fosil dan perusak iklim dalam kabinetnya. “Ketika menjadi Gubernur Texas, Perry “membagikan” jutaan dollar bagi perusahaan minyak, sementara dia membungkam ilmu pengetahuan (penelitian) yang memberitahu kita tentang masa depan yang tergantung dengan menjaga bahan bakar fosil,” kata Boeve.

Ini yang perlu diketahui tentang Rick Perry

  1. Gubernur terlama dalam sejarah Texas. Perry mulai terjun ke dunia politik Texas tahun 1985 sebagai anggota DPR Texas. Dia juga menjabat sebagai komisaris pertanian dari Texas dan wakil gubernur negara bagian itu di bawah Presiden George W. Bush. Perry mulai menjabat gubernur pada tahun 2000 ketika Bush menjadi presiden. Dia lalu memutuskan tidak lagi mengikuti pemilihan gubernur yang keempat kalinya dan pensiun pada 2015.
  2. Mencalonkan diri sebagai presiden dua kali. Perry pernah mencalonkan diri sebagai Presiden AS pada tahun 2012 dan tahun 2015, namun pencalonannya selalu kandas.
  3. Pernah menyatakan penghapusan departemen energi yang saat ini resmi telah dipimpinnya. Pernyataan itu dikeluarkan saat dia kampanye sebagai calon presiden tahun 2012. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here