Rumah Najib Razak Digeledah Polisi Malaysia

0
155
Rumah Najib Razak digeledah polisi. Kasus dugaan korupsi yang melibatkannya yang sebelumnya dihentikan kini dibuka kembali

Nusantara.news, Kuala Lumpur – Satu pekan setelah dikalahkan dalam Pemilihan Raya Malaysia ke-14 oleh mentor politiknya, rumah mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mulai digeledah polisi. Begitu malam tiba, sejumlah kendaraan polisi tampak seliweran di depan rumahnya, tulis beberapa media setempat.

Penggeledahan itu terkait perintah Perdana Menteri Mahathir Mohamad – mentor politik Najib yang berjasa memenangkannya dalam Kongres Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO/ United Malays National Organization) yang mengantarnya menjadi Perdana Menteri Malaysia – untuk membuka kembali penyelidikan atas kasus korupsi Najib Razak yang sebelumnya sempat dibekukan oleh Jaksa Agung Malaysia.

Lacak Rp9,5 Triliun

Dalam penyelidikan sebelumnya, Najib Razak menyangkal telah memindahkan sebagian dana dari rekening 1Malaysia Development Berhad (1MDM) – perusahaan investasi milik negara yang dia dirikan tahun 2009 – ke rekening pribadinya. Jumlah dana yang dipindahkan sekitar Rp9,5 triliun – US$681 juta – yang kini juga sedang diselidiki pemerintah Amerika Serikat (AS).

Najib yang disebut-sebut – atas bantuan pengusaha asal Indonesia – sudah bersiap terbang bersama istrinya menggunakkan jet pribadi milik pengusaha pada hari Sabtu (12/5) dihadang oleh polisi setempat dengan alasan dia dikenai larangan bepergian. Najib Razak tampaknya menyerah dan harus menjalani proses hukum yang dibuka kembali oleh pemerintahan baru.

Kini polisi kembali mencari jejak harta yang diduga digelapkan oleh Najib, namun polisi enggan merinci keterangannya, ungkap surat kabar Straits Times. Memang, sudah sejak tahun 2015, Najib diselidiki kasus dugaan penggelapan uang perusahaan negara ke rekening pribadinya. Namun Najib membantah keras dugaan itu, dan berkilah dana yang mampir ke rekeningnya itu sebagai titipan dari seorang Pangeran di Arab Saudi.

Najib yang kini tidak lagi superior

Saat penggeledahan dilakukan, tercatat lebih dari 100 orang – termasuk polisi, wartawan dan anggota masyarakat – telah berkumpul di luar rumahnya, tulis Reuters. Ketika Najib terlihat pulang dari sholat di sebuah masjid, sejumlah anggota polisi memasuki rumahnya, ungkap seorang saksi kepada Reuters.

Najib Razak – perdana menteri sejak 2008 – berkuasa lewat Barisan Nasional yang berjaya di Malaysia selama 6 dekade, akhirnya tumbang di tangan koalisi oposisi Pakatan Harapan (Alliance of Hope) pada Pemilu Raya (9/5) lalu.

Pada Kamis (10/5) Ketua Pakatan Harapan Mahathir Mohamad (92) dilantik oleh Yang Dipertuan Agung menjadi perdana menteri tertua di dunia yang dipilih melalui pemilu. Dalam pidato setelah dilantik, Mahathir Mohamad yang saat berkuasa menghapus kekebalan hukum keluarga kerajaan membeberkan keinginannya untuk mengembalikan jutaan dolar yang diduha digelapkan oeh penguasa pemerintahan sebelumnya.

Langkah awal yang dilakukan Mahathir adalah memberikan cuti kepada Jaksa Agung (GA/ Great Attorney) dan memecat kepala kantor anti korupsi Malaysia.

Kesepakatan Yang Sulit

Pekan ini Mahathir juga dijadwalkan membebaskan mantan anak didik sekaligus rival politik terberatnya Anwar Ibrahim dari penjara. Anwar Ibrahim – bekas Wakil Perdana Menteri Malaysia saat Mahathir menjadi perdana menteri legendaris di negeri jiran – sudah dua kali masuk penjara dengan tuduhan yang sama: sodomi. Namun public Malaysia umumnya menganggapnya sebagai permainan kekuasaan.

Koalisi Ajaib Mahathir-Anwar

Sebelum memimpin Pakatan Harapan yang dibentuk pada tahun 2017 – sebelumnya bernama Pakatan Rakyat (Alliance of People) – Mahathir telah membuat perjanjian dengan Anwar Ibrahim yang pernah didzoliminya. Berdasarkan perjanjian itu, Mahathir akan menjalani jabatan perdana menteri selama 2 tahun sebelum menyerahkan kekuasaannya kepada Anwar.

“Itu kesepakatan yang sulit,” kenang Anwar Ibrahim kepada wartawan BBC, Rabu (16/5) kemarin. “Anak-anak saya menangis karena mereka berpikir mengapa ayah harus bekerja dengan lelaki gaek ini?” Namun Anwar mengatakan, keraguan itu harus ditepisnya. “Harus kita teruskan (perjanjian itu). Karena kita berbicara tentang negara, tentang bagaimana kita menyelamatkan Malaysia.”

Anak-anak Anwar Ibrahim memang pantas sakit hati. Bagaimana tidak? Saat usia masih remaja, ayahnya yang pernah menjabat wakil perdana menteri Malaysia tiba-tiba masuk penjara dengan dakwaan melakukan sodomi. Dakwaan itu dianggap mengada-ada karena sebelumnya Anwar Ibrahim menyerukan reformasi ekonomi saat Malaysia dibekap oleh krisis keuangan.

Kini anak-anak Anwar Ibrahim sudah dewasa. Istri Anwar, Wan Azizah, juga mampu menjalankan Partai Keadilan Rakyat (PKR) yang didirikannya. Bahkan satu di antara anaknya ada yang menjadi anggota parlemen mewakili distrik Lembah Pantai yang berada di sekitar Kuala Lumpur. Partai-partai oposisi – utamanya PKR dan Partai Aksi Demokrasi (DAP/Democratic Action Party) menguasai wilayah perkotaan.

Maka, meskipun menang secara popular vote – karena suaranya hanya konsentrasi di daerah perkotaan – tapi Pakatan Rakyat – nama aliansi sebelumnya – gagal menguasai kursi mayoritas di Parlemen. Barisan Nasional yang suaranya tidak tergoyahkan di distrik-distrik pedesaan – pada Pemilu Raya 2013 – menguasai mayoritas parlemen dengan 132 dari 222 kursi yang ada.

Perhitungan Anwar Ibrahim tepat. Dengan melakukan rekonsiliasi dengan sosok Mahathir yang pernah mendzaliminya, suara opisisi mampu merangsek hingga ke wilayah pedalaman. Bahkan Johor – satu-satunya negara bagian yang pada Pemilu Raya 2013 masih didominasi UMNO – pada Pemilu Raya 2018 jatuh ke tangan oposisi.

Karena sosok Mahathir bukan hanya mewakili dirinya sendiri, melainkan juga mewakili generasi Barisan Nasional senior yang dikecewakan oleh yunior-yuniornya yang tidak lagi memikirkan negara, melainkan memikirkan diri sendiri. Maka beberapa bekas menteri dan anggota parlemen era Mahathir eksodus memperkuat oposisi.

Sejak itu tidak ada lagi tanggul pertahanan bagi Barisan Nasional untuk melanggengkan kekuasaannya. Karena kota dan desa bersatu untuk menyingkirkan penguasa yang rakus dan tamak.

Pembersihan Pejabat

Sebenarnya, dugaan korupsi Najib Razak sudah terdeteksi sejak perusahaannya gagal membayar kewajiban sekitar US$ 11 miliar kepada bank dan pemegang obligasi. 1MDB sendiri didirikan oleh Najib Razak dengan tujuan mengubah Kuala Lumpur menjadi pusat keuangan dan meningkatkan skala ekonomi melalui investasi strategis.

Kegagalan memenuhi kewajiban itu menjadi tanda-tanya sejumlah kalangan. Selanjutnya, Wall Street Journal (WSJ) menurunkan laporan investigasi – tentang adanya jejak transaksi senilai US$681 juta yang mengalir ke rekening pribadi Najib. Mau tidak mau, pada tahun 2015 para pejabat di bidang penegakan hukum di Malaysia – antara lain Jaksa Agung dan pejabat lembaga anti korupsi Malaysia – melakukan penyelidikan sejak tahun 2015 lalu.

Namun penyelidikan yang dilakukan oleh Jaksa Agung dan lembaga anti korupsi pada akhirnya justru membersihkan nama Najib yang disimpulkan tidak terbukti melakukan korupsi. Kasus pun ditutup. Najib yang sebelumnya dinon-aktifkan dari jabatan perdana menteri dan sekretaris jenderal partai koalisi pemerintah kembali memegang kendali keadaan.

Setelah Najib terguling kini para pejabat yang dulu menangani kasus Najib ikut tergulung. Satu di antaranya mantan Ketua Kantor Anti Korupsi Malaysia Abdul Razak Idris yang langsung dicopot setelah Mahathir dilantik menjadi perdana menteri.

Setelah jabatannya dicopot Abdul Razak menyalahkan mantan bosnya, Najib Razak, telah mencegah penyelidikan penggelapan dana. Dan menurutnya Najib sendiri yang melakukan penghentian perkara dalam kasus skandal 1MDB senilai US$3,2 miliar.

Abdul Razak juga menuding Najib dengan bantuan pegawai negeri lainnya telah melakukan tindak pidana menghalang-halangi penyelidikan penuh terhadap miliaran dolar yang digelapkan dari dana pemerintah yang diawasi oleh Najib.

Najib diduga mentransfer uang sebesar US$681 juta ke rekening pribadinya dan membiayai kehidupan mewah istrinya. Untuk itu, Abdul Razak membantah semua kesalahan yang dituduhkan kepadanya.

Ketua KPK-nya Malaysia langsung dipecat. Bagaimana dengan Jaksa Agung? Pada Senin (14/5) lalu Perdana Menteri Mahathir mengatakan Jaksa Agung diberitahu untuk menjalani cuti jabatan sambil menunggu penyelidikan atas perannya dalam menutupi dugaan korupsi Najib.

“Ada banyak keluhan terhadap Jaksa Agung namun tidak ada laporan resmi. Atas dasar itu kami memberinya liburan… setelah penyelidikan dilakukan, maka kami dapat menangguhkannya dan mencegahnya meninggalkan Malaysia,” ungkap Mahathir saat jumpa pers. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here