Menilik Basis Massa Kandidat Gubernur Jatim 2018 (1)

Saifullah Yusuf, Sosok yang Dekat dengan Rakyat

0
200

Nusantara.news, Surabaya – Nama-nama ini terus ramai mengisi pemberitaan media di Jawa Timur, mereka digadang sebagai sosok yang layak untuk berlaga di Pemilihan Gubernur Jawa Timur, 2018. Mereka adalah Saifullah Yusuf, Khofifah Indar Parawansa, Tri Rismaharini dan Abdullah Azwar Anas.

Saifullah Yusuf, yang lahir di Pasuruan 28 Agustus 1964 ini, pada 2009 menjabat Wakil Gubernur Jawa Timur mendampingi Soekarwo. Saifullah Yusuf atau akrap dengan sapaan Gus Ipul ini mengawali kariernya melalui organisasi Gerakan Pemuda (GP) Ansor, dan menjabat sebagai Ketua Ansor periode 2000-2005, berlanjut kembali menjabat untuk periode 2005-2010. Sebelumnya, menjadi Plh Ketua Umum GP Ansor menggantikan Iqbal Assegaf yang meninggal dunia pada 1999. Setelah itu, dia terpilih menjadi salah satu ketua di PBNU, di kepemimpinan KH Said Agil Siraj.

Kemudian melangkah ke Senayan, menjadi anggota DPR RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), namun tidak sampai lima tahun. Namanya disebut-sebut sebagai simbol aliansi dari KH Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarnoputri, sebagai orang kepercayaan Gus Dur yang ditempatkan di PDIP. Saat hubungan Gus Dur dan Megawati merenggang, tahun 2001 Saifullah Yusuf mengundurkan diri dari PDIP dan juga dari DPR, kemudian bergabung ke PKB.

Saifullah Yusuf tercatat pernah menjabat sebagai Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal di Pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu, 2004-2007, dan tercatat sebagai menteri yang kerap ‘blusukan’ ke sejumlah daerah di Indonesia. Munculnya konflik di PKB, dan dicopotnya Saifullah Yusuf dari jabatan Sekjen PKB berimbas pada jabatan menteri yang dipegang juga lepas. Kemudian, jabatan menterinya digantikan oleh Lukman Edy yang juga menggantikan dirinya sebagai Sekjen PKB.

Selepas dari menteri, Gus Ipul mencoba peruntungan politik di Jawa Timur. Berpasangan dengan Soekarwo, Ipul terpilih sebagai Wakil Gubernur dalam  pilkada yang berlangsung ketat dua putaran, 23 Juli 2008 dan 4 November 2008.

Gus Ipul yang humoris ini dikenal dekat dengan semua elemen di Jawa Timur. Dekat dengan media dan selalu ingin mendegarkan langsung persoalan yang dirasakan rakyatnya. Salah satunya di Januari awal tahun, meninjau lokasi banjir di Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Selasa(26/1/2017).

Gaya khasnya berkomunikasi dengan masyarakat, membuat namanya semakin dikenal di semua kalangan baik di organisasi maupun elemen. Hingga kini namanya terus disebut-sebut sebagai sosok yang bakal maju di Pilgub Jawa Timur 2018. Bagi elemen buruh misalnya, nama Gus Ipul dikenal sebagai penyambung persoalan yang dihadapi kaum buruh dengan pemberi kerja. Tak jarang, dengan suasana kekeluargaan menyelesaikan persoalan di ruang kerjanya bersama sejumlah pihak dengan seabreg persoalan.

Dalam penanganan banjir di Sidoarjo misalnya, pihaknya langsung bersikap dan mempersiapkan beberapa hal. Mulai normalisasi perbaikan tanggul, pintu air dan membangun bosem. Saat itu, Gus Ipul sempat meninjau rumah Maidah (63) yang kebanjiran.

Sebagai warga Ansor, Gus Ipul dipastikan memiliki massa pendukung yang tidak sedikit, apalagi dirinya pernah menjabat sebagai Ketua Umum GP Ansor. Kekuatan basis massa itu juga dipastikan akan beririsan dengan Khofifah Indar Parawansa yang juga sebagai Ketua PP Muslimat NU.[] Bersambung.

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here