Saifullah Yusuf Tagih Janji Investasi Pengusaha RRC

0
132

Nusantara.news, Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf menagih janji investor asal Republik Rakyat Cina (RRC) untuk segera mewujudkan investasi mereka. Selama ini, banyak investasi dari pengusaha negeri Tirai Bambu itu yang belum direalisasikan, meski izin usahanya sudah dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Saifullah Yusuf berharap para pelaku usaha atau investor asal RRC merealisasikan investasinya di Jawa Timur, untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan lapangan kerja di provinsi tersebut.

“Kita memberikan kesempatan kepada investor untuk menanamkan modalnya. Banyak izin investasi yang sudah disetujui, meski realisasinya belum,” ucap Saifullah Yusuf yang didampingi Gu Jingqi, Konsul Jenderal RRC di Surabaya, ‎usai mengikuti acara Chinese Entrepreneurs – East Java Matchmaking Meeting di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Kamis (16/3/2017).‎

Disebutkan Saifullah, sampai awal tahun 2017, ada 82 proyek dari RRC yang sudah terealisasi, dengan nilai  investasi mencapai 200 juta dollar AS dan menyerap 48 ribu tenaga kerja di Jawa Timur.

Dengan adanya pertemuan tersebut, Gus Ipul berharap potensi investasi itu bisa digenjot sehingga akan menyerap tenaga kerja lebih banyak lagi. “Target mereka ke sini mencari peluang. Kita menawarkan peluangnya, di antaranya industri olahan, silahkan itung-itungan sendiri,” katanya.

Sementara  Gu Jingqi mengatakan, peserta delegasi bisnis dari negaranya terdiri dari 33 perwakilan perusahaan besar. “Kalau jumlah rombongan total ada 46 orang, termasuk 33 orang dari perwakilan perusahaan besar di RRC. Perusahaan itu masuk dalam 500 besar dunia,” terangnya.

Gu Jingqi mengakui, pengusaha RRC banyak yang tertarik menanamkan modalnya di Jawa Timur. Beberapa sektor yang diminati oleh pengusaha, di antaranya industri makanan olahan dan barang-barang elektronik. Dengan membangun pabrik di Jawa Timur, para tersebut berharap bisa menyerap tenaga kerja lokal.

“Ada banyak peluang untuk membangun pabrik di Jawa Timur. Kami juga berharap, Jawa Timur akan menjadi provinsi industri,” harapnya.

Gu Jinggi menuturkan, pelancong RRC juga tertarik berkunjung ke Indonesia karena tertarik dengan keindahan alamnya. Dan, selama tahun 2016, ada 1,43 juta wisatawan asal RRC yang berkunjung ke Indonesia. Mereka juga mengaku sangat meminati batik dan sarang burung walet. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here