Samsat Judes Jatim, Layanan Cepat Hingga ke Pelosok Desa

0
88

Nusantara.news, Surabaya – Di Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2017 yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) di Jakarta, Provinsi Jawa Timur menyuguhkan Layanan Samsat Jujug Desa (Judes), sebuah model layanan cepat dan murah, Kamis (4/5/2017).

Di depan para panelis, di antaranya mantan Ketua LAN, JB. Kristiadi, Siti Zuhro peneliti LIPI, pakar hukum Refly Harun dan Tulus Abadi Ketua YLKI, Soekarwo menjelaskan detil model layanan handal Samsat Judes.

“Samsat Judes adalah layanan inovasi baru yang diterapkan di lingkup pelayanan Kantor Bersama Samsat Jombang. Bentuk layanan ini menjadi bagian dari strategi reformasi birokrasi pelayanan publik di Jawa Timur bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat hingga sampai ke pelosok desa,” urai Soekarwo.

Lanjut Soekarwo, Samsat Judes dilakukan di balai desa dalam waktu 6 hari dalam seminggu. Harapannya, layanan ini bisa meringankan beban waktu, biaya dan tenaga masyarakat. Layanannya lebih efisien, baik dari aspek biaya, petugas, maupun penyediaan sarana dan prasarana.

“Pelayanan publik semacam itu, merupakan penerapan dari model pelayanan publik Citizen Charter. Artinya, pelayanan yang diberikan sesuai dengan kesepakatan antara yang dilayani atau masyarakat dan yang melayani atau pemerintah,” terang Pakde Karwo.

Disampaikan, dari hasil evaluasi yang dilakukan, model layanan publik Samsat Judes ternyata sangat digemari oleh masyarakat. Masyarakat mengaku merasa terbantu dan lebih dihargai sebagai wajib pajak. Tidak perlu datang ke tempat membayar pajak yang biasanya jauh dan mengantri. Sebaliknya, mereka justru didatangi oleh petugas.

“Inilah yang menjadi komitmen kami untuk terus mewujudkan pelayanan publik yang bersih, efektif, efisien dan ekonomis,” ujarnya.

Pakde Karwo menambahkan, sejarah konsep layanan Samsat Judes ini didasari oleh kondisi demografi masyarakat di Kabupaten Jombang. Mengacu data, 53 persen masyarakat Jombang berprofesi sebagai petani dan pedagang. Sementara 85 persen populasi kendaraan bermotor berada di pedesaan, dengan 89 persen di antaranya berupa kendaraan roda dua.

“Peluang inilah yang kami tangkap sebagai inovasi pelayanan publik,” terangnya.

Ke depan, Jawa Timur akan terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan publik, ke seluruh pelosok desa. Itu merupakan wujud penjabaran kalau negara hadir untuk melayani rakyatnya.

“Dan, model Samsat Judes adalah solusi pelayanan Samsat bagi masyarakat pedesaan,” tegas Pakde Karwo meyakinkan panelis.

Sementara, panelis Siti Zuhro menilai Jawa Timur merupakan salah satu terobosan dari bentuk pelayanan birokrasi agar tidak stagnan. Menurutnya, Jawa Timur telah melakukan pembaruan inovasi pelayanan publik, terutama untuk bentuk layanan publik yang sesuai dengan keinginan masyarakat.

“Judes ini adalah inovasi terobosan yang banyak memberi manfaat. Jadi birokrasi harus berperan aktif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat hingga ke pelosok desa,” ujar Siti Zuhro.

Kemudian JB Kristiadi menyebut, yang dilakukan Jawa Timur adalah hal positif mampu menangkap keinginan masyarakat. Pihaknya memuji Jawa Timur yang terus membuat terobosan memudahkan masyarakatnya dalam memperoleh pelayanan publik.

“Saya sangat terkesan dengan banyaknya ide atau gagasan pelayanan publik yang lahir dari Jatim,” katanya.

Refly Harun menambahkan, dia mengaku tertarik dengan terobosan Samsat Jujug Desa. Ia mengaku sepakat konsep citizen charter yang dilakukan Jawa Timur sesuai dengan keinginan masyarakat, pemerintah memberi kemudahan layanan bagi masyarakatnya, termasuk yang tinggal di pedesaan. “Saya sepakat dengan yang dilakukan Jatim, cukup bagus,” tegas Refly Harun.

Sementara, saat memberikan paparan, Gubernur Soekarwo didampingi Kepala Bapenda Jatim Bobby Sumiarsono, Kasubdit Minregiden Ditlantas Polda Jatim AKBP Sumardji dan Kacab PT Jasa Raharja M Evert Yulianto, seperti rilis dari Humas Pemprov Jawa Timur yang diterima Nusantara.news.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here