Selamat Datang di Jakarta Waterboom City

0
5113

Nusantara.news, Jakarta – Twitter anggota DPR-RI Budiman Sujatmiko tentang banjir menjadi bahan olok-olokan netizen. Apa pasal?

Tampaknya Budiman Sujatmiko yakin betul, tiga hari menjelang Pilkada DKI Jakarta tidak akan ada banjir di Jakarta. Maka dia bersiul lewat twiiternya pada 12 Februari 2017 pukul 7.54 berbunyi “Musim hujan kok Jakarta gak banjir2 sich. Ini pasti ada ÿang salah!”

Pastinya pula siulan Budiman menjadi bahan candaan di twitter. Sebab faktanya, pada Selasa (21/2), hujan semalam suntuk yang belum juga reda hingga menjelang siang menyebabkan setidaknya 54 titik kawasan DKI Jakarta dilumpuhkan oleh banjir. Bahkan di Kemang dan Bangka, wilayah cekungan tempat plesiran malam para ekspatriat muncul olok-olok, “Welcome to Kemang Water Boom”.

Tercatat ribuan rumah terendam banjir yang tingginya bervariasi antara 10-150 centimeter. “Tercatat 54 titik banjir, masing-masing Jakarta Selatan 11 titik, Jakarta Timur 29 titik, dan Jakarta Utara 14 titik,”terang Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Banjir (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan persnya, Selasa (21/2) pagi tadi.

Menjelang siang titik-titik banjir sudah berubah lagi mencapai 49 titik bahkan meluas hingga Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Berikut ini titik-titik banjir di Jakarta, Selasa (21/2) pukul 10.00 pagi :

Jakarta Pusat 

  1. 10-20 cm, Jl. MH. Thamrin (di dpn Sarinah).
  2. 10-15 cm, Jl. Cempaka Baru.
  3. 20-30 cm, Jl. Ahmad Yani.
  4. 10-30 cm, Jl. Kwitang Raya.
  5. 20-40 cm, Jl. Majapahit.
  6. 30-40 cm, Jl. Budi Kemuliaan.
  7. 30-40 cm, Jl. Percetakan Negara.
  8. 20-30 cm, Jl. Cempaka Putih Tengah.
  9. 30-60 cm, Jl. Krekot Bunder Raya, Sawah Besar.
  10. 20-30 cm, Jl. Senen Raya.
  11. 20-30 cm, Jl. Bungur Besar 5.
  12. 20-30 cm, Jl. Kesehatan.
  13. 60 – 80 cm, Jl. Batu Ceper Raya.
  14. 20-30 cm, Jl. Jaksa.
  15. 10-20 cm, Jl. Kampung Irian I, Serdang, Kemayoran.
  16. 20-40 cm, Jl. Letjend Suprapto.
  17. 10 -20 cm, Jl. Kebon sirih.
  18. 20-50 cm, Jl. Medan Merdeka Barat.
  19. 10-25 cm, Jl. Medan Merdeka Selatan (Dpn Gedung Danareksa).
  20. 10-20 cm, Jl. Batu (depan Stasiun Gambir).
  21. 50-60 cm, Jl. Letjend Suprapto (Underpass Senen).
  22. 30-60 cm, Jl. Kartini

Jakarta Barat 

  1. 15-20 cm, Jl. Sosial Daan Mogot.
  2. 10-20 cm, Jl.Satria, Jelambar, Grogol.
  3. 10-20 cm, Jl.Kedoya raya.
  4. 10-20 cm, Jl. Panjang (depan McDonald Green Garden).
  5. 5-10 cm, Jl Pejuangan Raya.
  6. 30-40 cm, Jl. Patra Raya.
  7. 40-60 cm, Jl. Arjuna Selatan.
  8. 20-30 cm, Jl. Kyai Tapa (depan Trisakti).
  9. 20-40 cm, Jl. Peternakan Raya, Kapuk.
  10. 10-15cm, Jl. Latumeten.
  11. 10 – 50cm, Jl.Kota Bambu Utara.
  12. 10-20 cm, Jl. Hadiah, Jelambar.
  13. 40-50 cm, Jl. S Parman (depan UNTAR).
  14. 10-20 cm, Jl. Roxy arah Seasons City.
  15. 10-30 cm, Jl. Daan Mogot.
  16. 30-50 cm, Jl. Mangga, Duri kepa.
  17. 20-40 cm, Jl. Kapuk Raya.
  18. 20-35 cm, Jl. Komp KFT, Cengkareng.

Jakarta Timur 

  1. 20-30 cm, Jl. Matraman raya.
  2. 20-30 cm, Jl. DI Panjaitan.
  3. 10-30 cm, Jl. Pramuka (traffic light matraman).
  4. 10-15 cm, Jl. Raya Bekasi (depan Pasar cakung).

Jakarta Selatan 

  1. 30-50 cm, Jl. H. Ipin Pondok Labu.
  2. 20-30 cm, Jl. Fatmawati.

Jakarta Utara

  1. 20-30 di Jl. Yos Sudarso.
  2. 20-30 cm di Jl. Kapuk Muara.
  3. 10-35 cm di Jl. Boulevard Artha Gading (depan Mall Artha Gading).

Bahkan banjir meluber hingga kawasan sekitar Jakarta. Ketinggian air di pintu gerbang tol Cikunir mencapai 1 meter dan tidak bisa dilintasi kendaraan. Akibatnya gerbang tol Cikunir arah Pondok Indah ditutup. “”Lalu lintas dialihkan ke Cakung,”ujar AVP Corporate Communication PT Jasa Marga Dwimawan Heru melalui pesan WA-nya.

Akibat banjir tercatat seorang warga menjadi korban meninggal dunia. Novi Eka, warga Rt03/02 Kelurahan Bangka, Mampang Prapatan tewas saat sedang membereskan perabotan rumahnya yang terendam banjir. Korban diduga tewas tersengat listrik. Memang, pada Selasa (21/2) pukul 05.00 pagi itu ketinggian air di rumahnya mencapai 70 Cm.

Selain duka yang mendalam akibat adanya korban meninggal dunia, selebihnya yang tersisa adalah cerita parodi yang mungkin judulnya “Selamat datang di Jakarta Waterboom City.” []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here