Semangat Toleransi dan Kebhinekaan dalam Perayaan Nyepi

0
66

Nusantara.news, Kabupaten Malang – Upacara Ngembak Geni dalam memperingati perayaan Hari Raya Nyepi 2017, Tahun Baru Saka Warsa 1939, dilangsungkan di Candi Gajayana atau yang sering disebut sebagai Candi Badit di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Acara tersebut mengangkat tema Toleransi Kebhinekaan Berbangsa dan Bernegara Demi Keutuhan NKRI.

Agenda suci Ngembak Geni dan Darmasanti dimulai sejak pagi, dilakukan secara khidmat dan khusyu, usai perayaan Catur Brata Penyepian. Seluruh umat Hindu berkumpul bersama dan memanjatkan doa, agar kehidupan dan segala urusannya lebih baik di tahun ini dan selanjutnya.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Malang, Sutomo Adiwijoyo, mengungkapkan bahwa tahun ini mengangkat tema tentang Semangat Toleransi dan Kebhinekaan, untuk menguatkan masyarakat di bumi Nusantara. “Semoga perayaan Nyepi tahun ini bisa membuat semangat kebersamaan tumbuh berkembang demi menguatnya NKRI,” ujarnya.

Wali Kota Malang, H.M. Anton yang menghadiri acara tersebut mengatakan, perbedaan itu sudah ada dan tidak bisa disamaratakan. “Perbedaan adalah sebuah keniscayaan dalam kehidupan, dan hal tersebut juga dijelaskan dalam Kitab Suci umat Sslam,” jelasnya.

Pihaknya menambahkan perbedaan di Indonesia tak seharusnya membuat perpecahan. Justru hal itu bisa dimanfaatkan sebagai keunggulan dan kekuatan bersama dengan bersatu, bahu membahu mewujudkan kesejahteraan hidup. “Karena kondisi Indonesia penuh dengan keragaman, baik itu suku, budaya, bahasa, ras, agama, tradisi dan lainnya. Sehingga tema yang diangkat kali ini tak hanya di Malang Raya saja, namun juga mencakup skala nasional,” tandasnya. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here