Semua Elemen Bergerak, NasDem Jatim Siap Menangkan Khofifah

1
96

Nusantara.news, Surabaya – Menindaklanjuti Keputusan DPP Partai Nasional Demokrat (NasDem), Ketua DPW NasDem Jawa Timur Rendra Kresna menegaskan jaringan partainya telah bergerak sampai ke tingkat bawah.

“Elemen partai kita (NasDem) sudah siap, itu telah menjadi doktrin partai ‘tiada hari tanpa konsolidasi’. Kita siap mengantar Khofifah untuk menang di Pilgub Jatim,” ujar Rendra Kresna di kantornya DPW NasDem Jatim di Surabaya, Jumat (13/10/2017).

Ditegaskan, keputusan partai sudah bulat. Sosok Khofifah memiliki elektabilitas yang cukup tinggi dibanding nama lainnya. NasDem juga optimistis, Ketua Umum PP Muslimat NU yang juga Menteri Sosial RI itu memiliki pengalaman dan layak memimpin Jawa Timur. Keputusan mendukung Khofifah juga telah melalui pertimbangan matang. Itu dibarengi dengan dilakukan survei internal termasuk juga ke masyarakat Jawa Timur.

“Survei menggambarkan kalau elektabilitas dan kredibilitas Khofifah di Jatim sangat bagus. Kita jelas mendukung yang nomor satu, karena hasil survei itu juga menjadi rujukan untuk menentukan dukungan,” terangnya.

Selain Nasdem dan Golkar, Partai Demokrat, Hanura dan PPP disebutkan tidak tertutup kemungkinan akan bersama-sama mendukung menyukseskan Khofifah menang di Pilgub Jawa Timur. Kendati begitu, lanjut Rendra, partainya menyerahkan sepenuhnya arah koalisi parpol kepada DPP NasDem.

“Kalau komunikasi sudah pasti urusannya DPP. Tapi kita juga melakukan komunikasi dengan parpol-parpol lain. Kalau kita lihat dari kriteria yang ada pada Khofifah, tidak menutup kemungkinan partai lain seperti PAN dan PPP juga akan mendukung,” kata dia.

Khofifah Punya Daya Juang dan Pantang Menyerah

Khofifah Indar Parawansa

Rendra menilai selain sejumlah partai, masyarakat Jawa Timur juga ingin Khofifah kembali maju, dorongan itu sangat kuat. Menurutnya, Khofifah adalah politisi yang punya daya juang dan pantang menyerah. Figur seperti Khofifah dinilai sangat cocok untuk memimpin Provinsi Jawa Timur.

“Saya kira tidak hanya kader partai saja, rakyat juga tahu kalau Khofifah punya daya tarik sebagai pemimpin yang punya daya juang. Kalau kita mau jujur, yang bisa dijadikan pelajaran bagi seorang Khofifah dan layak di contoh adalah sikapnya pantang menyerang,” tandasnya.

Tugas Gubernur Jawa Timur ke depan akan semakin berat. Karena, Provinsi Jawa Timur jumlah penduduk miskinnya masih sangat tinggi. Gubernur terpilih nantinya, dan hanya Khofifah yang mampu dan punya keahlian untuk menurunkan angka kemiskinan di Jawa Timur, yang lebih tinggi dari nasional.

Ketegasan NasDem mendukung Khofifah di Pilgub Jawa Timur sudah final. Itu sebabnya NasDem tidak membuka pendaftaran, tetapi juga melakukan survei karena NasDem ikut berkepentingan untuk kemajuan Jawa Timur agar mendapat pemimpin yang tepat.

“Tugas penting Gubernur Jatim adalah bagaimana kemiskinan di Jatim bisa dikurangi. Karena masih tinggi, lebih tinggi dari angka nasional. Khofifah punya kelebihan dan kemampuan untuk melakukannya. Itu sebabnya NasDem tidak membuka pendaftaran,” tegasnya.

Seiring dengan itu, pihaknya terus melakukan komunikasi dengan sejumlah parpol. Kepada Golkar, Demokrat, PAN, Hanura dan PPP serta lainnya yang diharapkan punya semangat yang sama mendukung Khofifah.

Sementara, ditanya soal mayoritas warga Jawa Timur yang Nahdliyin dan ada sosok calon yakni Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, dia menegaskan masyarakat Jawa Timur sangat dinamis dan terbuka. Masyakat Jawa Timur pasti bisa melihat dan menentukan pilihan yang tepat.

Surya Paloh Antar Khofifah Pimpin Jatim

Ketua DPP Partai NasDem Surya Paloh

Sebelumnya, di DPP NasDem di Jakarta Surya Paloh telah bertemu dengan Khofifah. Dalam pembicaraannya, Surya Paloh tegas mendukung Khofifah untuk maju di Pilgub Jawa Timur, 2018.

Dukungan yang diberikan kepada Khofifah di antaranya untuk menjalankan amanat partai, yakni mendukung dan menjalankan gerakan perubahan serta restorasi bangsa. Dalam pertemuan itu, DPP NasDem meminta Khofifah segera menentukan wakilnya, dan memberikan kebebasan siapa yang akan dipilih.

Sementara, jika kelima parpol, NasDem, Golkar, Demokrat, Hanura dan PPP resmi mendukung langkah Khofifah di Pilgub Jatim. Maka suara atau kursi yang dimiliki partai koalisi pengantar Khofifah telah melebihi ketentuan minimal, 20 kursi yakni ada 35 kursi.

Rencana koalisi besar digadang segera terwujud. Selain untuk mendapatkan dan mengantar calon menjadi Gubernur Jawa Timur. Hal lain yang tak kalah penting adalah memperbaiki kesejahteraan masyarakat, menekan angka kemiskinan yang ternyata tertinggi di Indonesia. Meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dan, keberhasilan Provinsi Jawa Timur juga akan berdampak multi effect, yakni ikut mendongkrak pertumbuhan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Indonesia Timur. Semoga.[]

1 KOMENTAR

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here