Setelah Hilang, Setya Novanto Masuk Rumah Sakit Lagi

0
274
Setya Novanto saat ini terbaring di di RS Permata Hijau (Kamis, 16/11)

Nusantara.news, Jakarta – Drama seolah tidak pernah jauh dari sosok Ketua DPR Setya Novanto. Setelah tiba-tiba menghilang ketika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) datang ke kediamannya pada Rabu malam, 15 November, kini pria berusia 62 tahun itu dikabarkan mengalami kecelakaan mobil saat sedang menuju ke kantor KPK (Kamis, 18/11).

Informasi Novanto yang mengalami kecelakaan hanya diperoleh dari kuasa hukumnya Fredrich Yunadi yang kini tengah berada di RS Permata Hijau, tempat Ketua Umum Partai Golkar itu dirawat. Ia disebut mengalami kecelakaan di area Jakarta Selatan.

Peristiwa ini mengingatkan kembali saat Novanto ditetapkan tersangka untuk yang pertama oleh KPK pada September lalu, ia juga meringkuk di rumah sakit sampai kemudian prapradilan memenangkan dirinya. Saat itu, Novanto masuk RS Premier, Jatinegara, Jakarta pada Minggu 17 September malam.

Sebelumnya, ia dirawat di RS Siloam. Awalnya, Novanto pingsan saat sedang berolahraga. Kabarnya, ia terkena penyakit vertigo dan mengidap sakit ginjal hingga penyakit jantung. Dia juga sempat melakukan operasi katerisasi jantung di Rumah Sakit Premier.

Kini, menurut informasi yang dihimpun, Novanto mengalami kecelakaan saat menumpangi Fortuner B 1732 ZLO. Mobil naik trotoar lalu menghajar tiang listrik. Belum diketahui lokasi pasti tempat kecelakaan tersebut (kabarnya di sekitar Permata Hijau, Jakarta Selatan). Akibat kecelakaan ini, kata Fredrich, Senov batal ke KPK. Saat ini Setnov sudah ditangani dokter dan perawat.

“Beliau mengalami kecelakaan yang sangat parah. Dia langsung tak sadarkan diri,” ucap Fredrich di Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta Selatan, Kamis malam.

Fredrich mengaku mendapat informasi kecelakaan tersebut dari ajudan Novanto. Ia tidak tahu persis lokasi kecelakaan. “Kondisi mobil hancur,” kata dia.

Ini mobil milik Setya Novano bernomor polisi B 1732 ZLO di lokasi kecelakaan di wilayah Permata Hijau, Jakarta Selatan

Namun, lewat tayangan video kecelakaan yang viral, ada sejumlah hal yang janggal. Terutama mobil yang ditumpangi Ketua DPR itu tak mengalami kerusakan parah. Pun tiang listrik yang ditabrak Novanto tak mengalami kerusakan sedikit pun, masih kokoh berdiri. Selain itu bila kecelakaan itu terjadi di atas kecepatan 30 km/jam, kantung udara harusnya terbuka. Namun dalam video, terlihat bahwa tak ada kantung udara yang mengembang.

“Saya enggak jamin kalau melihat kondisi rusaknya mobil, benturan patut diduga terjadi di bawah kecepatan 30 km/jam. Kita bisa lihat dari kedua lampu, kalau benturan keras dan persis di tengah-tengah, dampak benturan sendiri akan membuat kaca-kaca pecah, lihat saja bagian dari frame enggak menekuk,” kata Jursi Pulubuhu pendiri dan instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC).

Saat peristiwa kecelakaan terjadi, juga muncul rekaman yang diklaim sebagai suara Novanto muncul dalam wawancara eksklusif dengan Metro TV. Suara dalam rekaman wawancara itu mengatakan dirinya akan datang ke gedung KPK.

“Saya akan datang. Insya Allah,” ujar Novanto dalam wawancara eksklusif itu.

Respons Warganet

Berita kecelakaan Novanto juga segera mendapatkan respons dari warganet. Di Twitter banyak warganet memberikan respons,  di antaranya:

“Kemarin bilang kondisinya sdh sehat, tapi dipanggil @KPK_RI ga datang. Dijemput ke rumahnya malah raib. Malam ini katanya mau datang ke KPK, tapi saat mnuju ke @KPK_RI di perjalanan alami kecelakaan. Skarang di RS Permata Hijau kepalanya di perban. Sinetron #SetNovmenyerahlah,” tulis akun @RinjaniJB.

“Katanya SN skrg di RS Permata Hijau, doi habis kecelakaan. Udah kayak sinetron Indosiar aja anjayyy.. Habis ini pasti SN Toubat trus minta maaf, lalu diaaa…. #IndonesiaMencariPapah,” sahut akun @FkhrlRzl.

“Saat mobilnya belum nabrak, RUANG VVIP di RS Permata Hijau sudah disiapkan. Jadi begitu sampai RS gak langsung ke IGD, tapi ke ruang VVIP. Kurang hebat apa coba? Papa mah begitu!,” tulis akun @MasJaksa.

Banyak netizen yang meragukan kejadian ini, menyebut hanya drama, sampai ada juga yang lebih mengkhawatirkan kondisi tiang listrik yang ditabrak oleh mobil Novanto tersebut.

Namun terlepas dari apa pun, publik kini menunggu langkah KPK selanjutya. Publik juga ingin memastikan apakah Novanto benar-benar kecelakaan atau ini bagian dari drama yang disiapkam sebagaimana manuver-manuver sebelumnya guna menghindari KPK?[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here