Setelah Sering Banjir, Pemkab Malang Baru Perbaiki Drainase

0
61

Nusantara.news, Kabupaten Malang – Kendati musim penghujan sudah mulai berkurang sejak Februari kemarin, tetapi pengalaman selama puncak musim hujan sejak akhir tahun lalu, membuat kerepotan masyarakat, terutama yang daerahnya berada di dataran rendah dan mempunyai sistem drainase buruk. Banjir adalah cerita sehari-hari, sehingga tidak saja membuat aktivitas warga jadi terganggu, tetapi juga menimbulkan kerugian materi yang tidak sedikit. Di beberapa daerah, bahkan sampai menelan korban nyawa.

Di sejumlah tempat di Kabupaten Malang misalnya, banjir jadi tamu tetap di musim penghujan kemarin. Camat Pakis, Firmando Hasiholan Matondang, mengungkapkan dalam bulan musim penghujan ini wilayahnya menjadi langganan banjir, akibat drainase yang rusak dan tak terawat. Titik wilayah terparah berada di Desa Sekarpura. “Meskipun air sudah surut, namun genangan air  masih berada di ketinggian 40 centimeter,” ungkap Firmando.

Masyarakat sudah lama mengeluhkan  drainase rusak yang menimbulkan luapan air dan banjir tersebut. Sapto, warga Desa Sekarpura mengungkapkan, kondisi seperti ini menimbulkan keresahan warga karena takut dengan ancaman penyakit. “Pemerintah seperti kurang serius dan tidak menjadikan masalah ini sebagai prioritas,” ujar Sapto.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Romdhoni mengakui kondisi drainase yang rusak memang menjadi penyebab luapan air dan banjir di berbagai titik tersebut. “Sebenarnya ini merupakan warisan dari tahun lalu. Dari data tahun 2016, PU Bina Marga memfokuskan kepada pembangunan drainase baru sepanjang 12 km, sehingga tidak terlalu kepada perawatan dan perbaikan drainase,” ungkapnya kepada wartawan, Jumat (17/3/)

Melihat masalah yang berlarut tersebut, Romdhoni menjelaskan, program perbaikan drainase 2017, akan menjadi prioritas utama. “Kami alokasikan anggaran Rp 20 Miliar untuk perbaikan drainase di berbagai titik rawan luapan banjir. Diharapkan akan bisa menyelesaikan masalah tersebut di tahun 2017,” jelasnya. Dengan demikian, harapnya, warga tidak lagi resah mengalami genangan air yang meluap akibat drainase rusak dan tak terawat. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here