Si Cantik ini Siap Rebut Walikota Malang Lewat Harapan

0
115
Nanda Gudban Calon Walikota Koalisi Poros HaraPAN, bersama Pujianto Ketua DPD PAN Kota Malang dan Dito Arief Sekjen DPD PAN Kota Malang (Sumber: Politika Malang)

Nusantara.news, Kota Malang – Nanda, perempuan cantik, berhijab dan masih anggota DPRD Kota Malang ini siap merebut jabatan Walikota lewat koalisi Partai Hanura dan PAN yang selanjutnya disingkat Harapan.

Sosok Nanda yang dekat dengan masyarakat dan berlatar belakang aktivis perempuan memiliki semangat besar untuk memimpin Kota Malang periode 2018 mendatang.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP PAN sekaligus Ketua MPR RI Zulkifli Hasan melakukan pertemuan dengan beberapa petinggi Partai Hanura Kota Malang, dalam agenda kunjungan kerjanya di Malang, Sabtu (29/30/2017) lalu.

Meski demikian, Nanda musti bersabar karena penetapan resminya masih ada beberapa prosedur partai yang dilalui. Nanda juga tidak menutup kemungkinan menjalin koalisi dan kerjasama dengan partai lain membangun dukungan politik dan publik.

Sementara itu, Sekretaris DPD PAN Kota Malang Dito Arief menjelaskan, sosok Nanda memang sejak lama diperhitungkan. Terlebih setelah PAN dan Partai Hanura sepakat  membentuk poros politik HaraPAN yang merupakan singkatan dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Parta Amanat Nasional (PAN).

“Beberapa pertemuan dan konsolidasi telah dilakukan dan menghasilkan beberapa rekomendasi di tingkat kota. Tindak lanjutnya sudah kami sampaikan secara langsung kepada Pak Zulkifli Hasan dan beliau merespon secara positif (terkait pencalonan Nanda) dan bangunan koalisi HaraPAN,” jelas Politisi PAN Kota Malang itu.

Pihak PAN nantinya juga akan melaksanakan seluruh prosedur penetapan calon Walikota Malang mulai dari tingkat kota, sampai ke pusat. Salah satunya dengan menggelar rapat pleno di tingkat DPD Kota Malang untuk diajukan ke tingkat dewan pimpinan wilayah (DPW) dan dewan pimpinan pusat (DPP).

“Melalui SK (surat keputusan) dan rekomendasi yang mengatur beberapa penetapan-penetapan yang akan dijadikan rekomendasi dari DPD ke DPW. Tinggal di tingkat DPP hanya mengutus dan menyetujui rekom dari struktural di daerah,” imbuh Dito.

Ketua DPC Hanura Kota Malang Ya’qud Ananda Gudbhan mengaku dirinya siap melaju ke panggung Pilkada 2018. Dirinya juga mengaku terus berkomunikasi dengan DPP Partai Hanura. “Jika sudah dipercayakan teman-teman begini, inshaAllah dengan izin Allah saya siap maju. Sesuai arahan DPP,” ungkapnya.

Rekomendasi Partai

Didapati bahwa dirinya digadang-gadangkan untuk maju menjadi calon N1 (Walikota Malang) bersama Koalisi HaraPAN, Nanda mendapatkan rekomendasi final dukungan dari DPD PAN Kota Malang untuk Maju sebagai  Calon Walikota Malang dalam Pilwali 2018 mendatang.

Rekomendasi tersebut secara resmi diusulkan kepada DPP dan DPW PAN Jawa Timur usai menggelar rapat pleno pada Rabu (1/11/2017) lalu. Rapat tersebut melibatkan seluruh Pimpinan Cabang PAN Se-Kota Malang, di Kantor DPD PAN Kota Malang, Ruko Tlogomas Square Kav.09, Tlogomas, Lowokwaru.

Ketua DPD PAN Kota Malang, Pujianto, menjelaskan bahwa sebenarnya ada beberapa pertimbangan yang melatarbelakangi putusan tersebut dirinya resmi berkoalisi HaraPAN yang mengusung Nanda sebagai Calon Walikota Malang.

Di antaranya, belum adanya kandidat di internal PAN Kota Malang yang siap dan mumpuni untuk maju berkontestasi sebagai Calon Walikota. Sehingga, pihaknya memilih mengusung sosok eksternal yakni, Ya’qud Ananda Gudban merupakan Ketua DPC Partai Hanura Kota Malang dan Anggota DPRD Kota Malang tersebut.

“Komunikasi dan silaturahmi beberapa pertemuan antara PAN dengan Hanura sudah sangat intens, termasuk dengan struktural PAN di Propinsi Jawa Timur dan DPP PAN yang sudah terjalin sangat baik, keputusan ini ceremonial untuk meresmikan rekomendasi Calon Walikota Malang yang akan diusung PAN Kota Malang,” jelas Pujianto.

Ia menambahkan penjelasanya, bahwa selanjutnya PAN dan Hanura sebagai poros koalisi akan terus melakukan komunikasi dengan Partai-partai lain untuk bersama-sama menyamakan visi dan melebarkan sayap dukungan publik.

“Selanjutnya kami akan merumuskan strategi dan mengkaji terus dinamika dua bulan mendatang untuk menyepakati pasangan calon yang akan diusung,” imbuhnya.

Menyoal tentang pasangan Calon Wakil Walikota (N2), sampai saat ini pihaknya mengaku belum ada pembahasan lebih jauh soal.  “Apakah nantinya akan megambil calon dari internal PAN atau dari partai lain,” pungkas Dito Arief, Sekjen DPD PAN Kota Malang.

Kemungkinan calon N2 akan ditawarkan kepada parta-partai lain yang akan bergabung dengan poros HaraPAN.

“Saat ini ada tiga partai yang tengah merapat. Yakni Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Nanti N2 akan dibahas bersama lebih lanjut dengan partai koalisi,” jelasnya. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here