Silpa APBD Jember Menjadi Tanda Tanya

0
125

Nusantara.news, Jember – Dalam pembahasan anggaran 2017 yang dilakukan DPRD dan badan anggaran ditemukan fakta adanya sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA) senilai Rp.600 miliar. Jumlah SiLPA itu memunculkan kekhawatiran seorang anggota DPRD Jawa Timur Ahmad Hadinuddin.

“Saya kaget. Belum ada daerah di Jawa Timur yang silpa-nya sampai Rp 600 miliar. Ini berarti ada situasi yang kronis dalam pemerintahan. Maka perlu ada suatu upaya bersama untuk menyelesaikannya. Kalau tidak, Jember semakin lama bukan semakin baik, tapi malah semakin buruk,” ungkap Hadinuddin, Sabtu (25/2/2017).

Menurut Hadinuddin kuantitas silpa yang sedemikian banyak mampu memberikan dampak negatif ke banyak sektor. “SILPA Rp 600 miliar itu dampaknya ke mana-mana. Bukan hanya ke infrastruktur, tapi ke ekonomi juga, karena geliat ekonomi tergantung dari infrastruktur yang ada. Kalau infrastruktur rusak, otomatis ekonomi tidak bisa berjalan baik,” ungkap Hadinuddin.

Kuantitas SILPA yang cukup tinggi dikawatirkan dapat berbepengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah Jember akibat rendahnya penyerapan anggaran. Hadinuddin menambahkan jika kondisi tersebut dibiarkan maka pembangunan di Kabupaten Jember dapat terganggu.

“Kalau SILPA tinggi, pasti target PAD tidak akan tercapai, atau bisa jadi akan turun dari tahun sebelumnya. Ini juga akan memberi efek buruk terhadap pembangunan di Jember,” tegasnya.[]

 

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here