Sinergitas, Kunci Jatim Raih Parasamya Purnakarya Nugraha

0
48

Nusantara.news, Surabaya – Satu kunci Provinsi Jawa Timur tiga kali berturut-turut menerima penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha adalah sinergitas dan kerjasama dari seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Jawa timur dalam memberikan pelayanan publik. Atas keberhasilan itu, Gubernur Soekarwo memberikan ucapan terimakasih kepada seluruh pegawainya.

“Terimakasih sebesar-besarnya kepada teman-teman semua karena sinergitas, kerjasama serta kekuatan persatuan dan kebersamaan tak ada tandingnya untuk meningkatkan pelayanan publik atau kinerja kita kepada masyarakat,” ujar Gubernur Jawa Timur Soekarwo saat Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXI Provinsi Jawa Timur di Halaman Kantor Gubernur Jawa Timur, Kamis (27/4/2017).

Soekarwo menyebut, produktivitas Provinsi Jawa Timur adalah proses sinergi dari seluruh stakeholder. Hal ini juga didukung oleh suasana kerja yang baik, harmonis dan saling menyapa di kalangan pegawai.

“Anda adalah orang orang yang paling baik, karena mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kinerja yang baik,” tambah Soekarwo disambut tepuk tangan gemuruh.

Untuk diketahui, penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha yang di terima Jawa Timur didasari beberapa kriteria penilaian, seperti kinerja pemerintah provinsi sebesar 40 persen, kerjasama dengan pemkab/pemkot sebesar 40 persen, dan faktor leadership sebesar 20 persen.

Leadhersip ini bukan hanya karena gubernur dan wagubnya, tapi sampai ke bawah juga punya leadership yang baik,” lanjut Pakde Karwo, panggilan Soekarwo.

Diharapkan, penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha ini merupakan momen peningkatan pelayanan publik untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Menurut Pakde Karwo, peningkatan pelayanan publik dicapai melalui pemberdayaan masyarakat secara partisipatoris, serta mengoptimalkan pelayanan publik untuk masyarakat dan dunia usaha.

Untuk mencapai tujuan itu terdapat tiga hal yang dijadikan pijakan. Pertama, pelaksanaan otoda yang mampu meningkatkan kinerja pelayanan publik sesuai dengan kepentingan masyarakat. Kedua, upaya peningkatan kinerja pelayanan publik dikelola melalui penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Ketiga, pelayanan berbasis e-government didasarkan atas kemampuan dan integritas tinggi dari setiap aparatur daerah. Keempat, mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang baik atau local good government serta aparatur pemerintah yang bersih.

Untuk diketahui, penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha adalah sebuah penghargaan dari Pemerintah RI atas keberhasilan Pemerintah Provinsi/Daerah Tingkat I dan Kabupaten/Kotamadya/Daerah Tingkat II yang menunjukkan hasil karya tertinggi dalam pelaksanaan pembangunan lima tahun dalam rangka meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat.

Jawa Timur telah tiga kali menerima penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha. Pertama tahun 1974, diserahkan oleh Presiden Soeharto kepada Gubernur Raden Panji Mohammad Noer, untuk periode penilaian tahun 1969-1973. Kedua, diterima tahun 2014, diantaranya berdasar hasil evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) tahun 2010, tahun 2011 dan tahun 2012 oleh tim nasional. Ketiga, diterima tahun 2017, berdasarkan evaluasi kinerja LPPD tahun 2013, 2014 dan 2015. Jawa Timur dinilai bisa mempertahankan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah terbaik secara nasional. []

 

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here