Siti Aisyah Direkrut untuk Reality Show, Bukan Membunuh

1
3308
SIti Aisyah, foto facebooknya sebagaimana dikutip dari bbc

Nusantara.news, Jakarta  – Upaya pembebasan Siti Aisyah yang diyakini Wapres Jusuf Kalla sebagai korban penipuan oleh KBRI Indonesia di Kualumpur tampaknya menemui jalan hampa.

Pasalnya, Jaksa Malaysia bersikukuh mengajukan tuntutan terhadap Siti Aisyah dan seorang perempuan warga Negara Vietnam Doan Thi Huong atas kasus pembunuhan yang menewaskan Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

“Mereka akan dituntut di pengadilan dengan hukum pidana Pasal 302 (pembunuhan),”jelas Jaksa Agung Malaysia Mohamed Apandi Ali kepada AFP, Selasa (28/2).

Memang, Siti dan Doan tertangkap kamera CCTV bandara saat keduanya menyemprotkan cairan ke wajah Kim Jong-nam di ruang tunggu Bandara Kuala Lumpur, pada Senin, 13 Februari yang lalu. Keduanya mengira itu bagian dari program Reality Show sebagaimana yang pernah mereka lakukan sebelumnya.

Tak lama Jong-nam mengaku pusing-pusing dan dibawa seorang petugas ke klinik Bandara. Sayang, Jung-nam tewas dalam perjalanan dari klinik menuju rumah sakit terdekat. Tak lama, Siti, Duon dan seorang lelaki asal Korea Utara dibekuk oleh petugas Bandara.

Setelah diselidiki pihak yang berwenang di Malaysia, dalam tubuh Jong-nam ditemukan racun VX, zat yang masuk kategori zat kimia. PBB menyebutnya sebagai racun penghancur massal. Zat itu ternyata diproduksi oleh perusahaan senjata Glocom milik Korea Utara yang diam-diam beroperasi di kawasan kumuh Little India, Kuala Lumpur.

Berdasarkan pengakuan rekan-rekan dekatnya, Siti yang tinggal di Batam memang sering bepergian ke pusat-pusat hiburan di Kuala Lumpur. “Dia memang kerja di dunia hiburan,”sebut seorang koleganya kepada sebuah media di Kuala Lumpur.

Malam sebelum terjadinya kasus pembunuhan, ada seseorang yang merayakan ulang tahunnya yang tertunda 1 hari, karena Siti lahir 11 Februari. Mereka tampak nyanyi-nyanyi bergembira. “Mungkin Siti sendiri tidak menyangka setelah itu hidupnya akan celaka,”ujar koleganya.

Tentang siapa warga Korea yang pertama kali dikenalnya, sebuah sumber menyebut nama James yang nama aslinya Ri Ji-u. Orang inilah yang merekrut Siti dalam program reality-show. Sudah pasti Siti senang karena dia memang bercita-cita eksis di dunia hiburan.

SIti bahkan pernah ikut program bernama prank sejak awal 2017. Maka selama dua bulan terakhir Siti kerap pergi ke Malaysia dan Kamboja.

Tidak menyangka, program terakhirnya di ruang tunggu bandara berujung pembunuhan. Maka benar apa yang diucapkan Wapres Jusuf Kalla, “Jong-nam itu korban dari korban karena Aisyah semacam korban penipuan.” []

1 KOMENTAR

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here