Soekarwo Minta Pemuda Amalkan Trisakti Bung Karno

0
119
Soekarwo "Ada tiga hal terkandung dalam konsep Trisakti, Berdaulat di bidang politik, Mandiri di bidang ekonomi dan Berkepribadian di bidang kebudayaan

Nusantara.news, Surabaya – Kendati sudah ada kemajuan teknologi informasi yang memudahkan generasi jaman now mengakses berbagai keperluan, tandas Gubernur Jatim Soekarwo, namun para generasi muda diingatkan untuk tidak melupakan konsep Trisakti yang diajarkan oleh Proklamator yang juga Presiden Pertama RI, Soekarno.

Soekarwo menyebut ada tiga hal yang terkandung dalam konsep Trisakti, yakni Berdaulat di bidang politik, Mandiri di bidang ekonomi dan Berkepribadian di bidang kebudayaan. Ajakan tersebut disampaikan oleh Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Soekarwo kepada ribuan pemuda yang hadir di acara penutupan Kirab Pemuda 2017 di Lapangan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Kamis (7/12/2017).

Pakde Karwo menegaskan dan juga melontarkan pujian jika salah satu nilai yang terkandung dalam Trisakti yakni mandiri di bidang ekonomi sudah dilakukan oleh pemuda-pemudi di Blitar. Salah satunya, itu dilakukan dengan menjalankan usaha produksi telur secara mandiri.

“Ini contoh pemuda yang melaksanakan kemandirian di bidang ekonomi. Bagus itu, harus terus dijalankan,” ujar Pakde Karwo.

Pakde Karwo kemudian menyebut, sebanyak 40 persen telur di Jatim dihasilkan dari Kabupaten Blitar, dan 27 persen telur nasional juga berasal dari Jatim. Itu, lanjutnya merupakan peluang untuk berusaha dan membangun kemandirian, minimal untuk diri sendiri, termasuk lingkungan sekitar khususnya untuk pemenuhan telur.

Tak hanya itu, nilai ekspor ikan koi dari Blitar juga mencapai hampir Rp1 triliun. Keberhasilan membudidayakan ikan Koi, merupakan kreatifitas dan kejelian menangkap peluang usaha. Ikan Koi asal Bumi Bung Karno itu juga telah diekspor ke beberapa negara seperti China, Jepang dan Korea.

“Saya salut, Karang Taruna bisa membudidayakan ikan koi yang dikerjakan oleh para pemuda,” tambahnya.

Trisakti Bung Karno “Berdaulat di bidang politik, Mandiri di bidang ekonomi dan Berkepribadian di bidang kebudayaan”

Pakde Karwo juga memberikan pujian terselenggaranya kirab pemuda nasional, yang diterima langsung wakil dari pemerintah pusat, di antaranya ada Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan/Menko PMK, Menteri Pemuda dan Olahraga, serta Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup.

“Kehadiran para menteri disini bersama pemuda sebagai puncak proses memahami Indonesia,” terangnya.

Menurutnya, kirab pemuda merupakan sebuah kegiatan yang mampu memberi inspirasi pemuda di daerah setempat agar lebih kreatif dan produktif. Ditambahkan, pemuda hebat adalah mereka yang mencintai Indonesia, produk dalam negeri sendiir serta terus menjaga nilai-nilai Pancasila, Nasionalisme, Konstitusi, NKRI dan Kebhinnekaan.

“Semua yang hadir di sini, pastinya walaupun berbeda warna kulit tapi punya komitmen tentang Pancasila dan Indonesia,” katanya.

Pakde Karwo juga berterimakasih atas dipilihnya Blitar sebagai tempat penyelenggaraan kirab pemuda ini. “Inilah Bumi Blitar, Bumi Bung Karno. Kota yang memberikan inspirasi kemerdekaan Indonesia,” terang orang nomor satu di Jatim ini.

Di kesempatan itu, Menpora Imam Nahrowi mengatakan, kirab pemuda yang mengelilingi kabupaten/kota di Indonesia diikuti 73 pemuda-pemudi yang mewakili setiap provinsi. Mereka berkeliling ke seluruh wilayah di Indonesia selama 72 hari.

“Semangat dan senyum mereka untuk menjaga Indonesia sangat kuat sekali. Ini menjadi bukti bahwa ke Bhinnekaan itu ada dan akan terus dijaga oleh mereka,” tegas Imam Nahrowi.

Peran Strategis Pemuda Indonesia

Di kesempatan yang sama, Menko PMK Puan Maharani menambahkan pemuda adalah generasi penerus bangsa yang mempunyai peran strategis bagi kemajuan bangsanya. Ditegaskan, di tangan pemuda harus terus terjaga keutuhan NKRI, pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Di tangan kalian semua wahai para pemuda, NKRI, Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika harus terus dijaga,” pesan Puan disambut teriakan siap oleh semua pemuda di tempat itu.
Puan yang juga putri tunggal Megawati Soekarnoputri, adalah pemuda memiliki kesiapan mental, spiritual dan pengetahuan agar mampu menghadapi persaingan global. Pembangunan akan berhasil bila ada kebersamaan, gotong royong dan terus terjaganya persatuan. Ditambahkan, Blitar dipilih sebagai lokasi digelarnya kirab karena di tempat ini Proklamator Indonesia dimakamkan.

“Semangat beliau harus memberi semangat bagi kita untuk membawa Indonesia ke masa depan yang lebih baik,” katanya.

Di akhir sambutannya, Puan kembali menggelorakan pesan Bung Karno yang juga kakeknya, agar para pemuda untuk terus bekerja sebaik-baiknya.

“Bekerjalah sekeras kerasnya tanpa memperhitungkan apa yang kita dapat karena, kalau bukan kita yang mendapat manfaatnya, pasti anak cucu kita yang akan mendapatkan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Presiden RI pertama Soekarno dalam Pidato Trisakti di tahun 1963 memberikan semangat yang luar biasa untuk membangkitkan semangat kebangsaan, cinta tanah air dan kemandirian. Isinya pidatonya, pertama (kita) harus Berdaulat secara politik; Berdikari secara ekonomi; Berkepribadian secara sosial budaya.

Dalam bidang kemandirian politik, Soekarno telah berhasil memperjuangkan Pancasila sebagai kemandirian bangsa Indonesia dengan memiliki ideologi negara sendiri. Soekarno juga telah berhasil mempertahankan persatuan dengan menumpas setiap pemberontakan yang terjadi seperti Permesta, PRRI, DI/NII, dan isu Papua.

Hanya saja karena adanya kemandirian dalam persenjataan, Soekarno dipasok kekuatan dari Rusia, itu menjadi ideologi Komunis berkembang di Indonesia yang puncaknya terjadi Gerakan 30S/PKI. Sedangkan dalam politik luar negerinya, Soekarno menerapkan politik bebas aktif di mana tidak berpihak pada salah satu blok dunia, sosialis atau kapitalis. Namun komitmen proaktif dalam mendorong terciptanya perdamaian dunia. Dalam politik inilah, Soekarno berhasil menyelenggarakan Konferensi Asia-Afrika (KAA). Namun karena negara-negara yang hadir memiliki afiliasi politik terhadap kekuatan Komunis, sehingga kemandirian politik yang dicita-citakan semakin bias, terlebih terjadi konfrontasi dengan negara Indonesia. Saat itu yang disurvei ideologis, adalah banyaknya konsepsi Soekarno yang lebih tinggi dari Pancasila. Misalnya, Nasakom dan Manipol-Usdek. Pidato-pidato Soekarno kerap diartikan menggeser kedudukan Pancasila sebagai dasar negara. Meski demikian, Soekarno berpendapat konsep-konsep itu merupakan penjabaran Pancasila.

Dalam kemandirian sosial budaya, Soekarno tegas menolak budaya asing, tersendiri secara alami tidak dapat mengisolasi diri dari pengaruh asing dan buktinya Komunis juga telah masuk di Indonesia. Kemudian, untuk terwujudnya kemandirian sosial budaya, Soekarno hampir terperosok pada paham chauvinistik dengan mengisolasi diri dan fasisme dengan merendahkan bangsa lain, jadi sering terjadi konflik dengan negara-negara tetangga.

Dalam konsep kemandirian secara ekonomi, Soekarno mengajak untuk memanfaatkan potensi sumber daya alam asli Indonesia. Sampai para putra-putri bangsa mampu untuk mengelolanya untuk kesejahteraan rakyat. Bung Karno menolak eksploitasi atau penjajahan oleh kekuatan asing.

Fidel Castro Memajukan Kuba dengan Konsep Trisakti

Bung Karno dan Fidel Castro

Ada hal menarik, Fidel Castro tampil dan menerapkan prinsip Soekarno secara tegas dan konsisten ke dalam seluruh sistem pemerintahannya. Konsistensi yang paling kentara adalah segala bentuk imperialisme dan kapitalisme yang merupakan pendiktean oleh Barat tentang ekonomi, politik dan budaya.

Castro juga sangat jelas menolak campur tangan IMF dalam negaranya, bahkan menyerukan agar lembaga tukar kapitalis internasional yang menindas negara-negara berkembang itu dibubarkan dan dilepas perannya. Ini merupakan wujud pelaksanaan Trisakti yang konsisten oleh Castro dalam konteks Kuba, kemandirian dalam politik, berdikari dalam ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Kekuatan ekonomi dalam negeri juga diterapkan sebagai landasan Pemerintah Kuba untuk membangun negara dan rakyatnya. Tidak ada hutang luar negeri yang diterima, sehingga tak ada kewajiban cicilan bunga utang yang tinggi yang harus dibayar oleh pemerintah Kuba. Seluruh pendapatan negara untuk belanja tunjangan sosial, serta untuk belanja memajukan pendidikan. Kepentingan lain berada dalam urutan prioritas berikutnya.
Karena berdikari dalam bidang ekonomi, Kuba mampu mempertahankan kedaulatan dalam bidang politik dan kedaulatan dalam kebudayaan nasionalnya.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here