Solidaritas Mahasiswa Malang untuk Petani Kendeng yang Tergusur

0
131

Nusantara.news, Kota Malang – Puluhan Pemuda yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa  untuk Rakyat Tertindas (SMART) menggelar aksi damai refleksi di depan gerbang masuk Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Aksi tersebut dilakukan sebagai refleksi perjuangan petani pegunungan Kendeng untuk mempertahankan tanahnya yang akan dibangun pabrik semen. Selain itu aksi ini juga dimaksudkan untuk mendoakan meninggalnya Patmi, salah satu aktivis yang turut berjuang menolak kehadiran pabrik semen.

Dalam aksinya, sekumpulan mahasiswa tersebut menyalakan lilin sebagai tanda duka cita. Tak lupa lantunan puisi dan orasi perjuangan turut memperkuat aksi tersebut.

Ucang, salah satu penggagas aksi menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk dukungan pada perjuangan para petani Kendeng yang menolak pendirian pabrik semen.

“Aksi ini sebagai bentuk sikap dukungan bagi para petani Kendeng yang menolak pendirian pabrik semen di Pegunungan Kendeng dan sekaligus berduka atas kematian Bu Patmi dalam aksi protes penolakan di depan Istana Presiden,” jelasnya.

Dalam orasinya, para mahasiswa ini melontarkan kekecewaan mereka terhadap tumpulnya kepekaan politik para pengelola negara, termasuk pengingkaran tanggungjawab yang menjamin keselamatan warga serta diabaikannya keutuhan fungsi-fungsi ekologis dari bentangan alam pulau Jawa, khususnya kawasan bentang alam karst Kendeng.

“Sungguh miris, melihat pemerintah Republik Indonesia yang menggembar-gemborkan itikad dan tindakan untuk ikut menjadi resolusi sejati dari krisis perubahan iklim dan hilangnya keragaman hayati, menegakan hukum serta melakukan pembangunan dari pinggiran. Namun kenyataannya berbalik pada apa yang digembar-gemborkan” tandas Mahasiswa Teknik UMM tersebut. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here