Sosok Penemu Mobil yang Sukses dengan Mercedes-Benz

0
273
Peran Bertha Benz untuk suaminya sangat luar biasa. Dialah yang langsung melakukan uji coba sepanjang 106 Km sehingga ditemukan beberapa hal yang ditambah seperti penyempurnaan rem dan penggunaan "gigi"

Nusantara.news, Jakarta – Merk Mercedes-Benz yang diproduksi perusahaan otomotif Jerman Daimler-Benz hingga kini masih dikenal di seluruh dunia. Siapa menyangka Daimler-Benz telah melewati persaingan usaha yang luar biasa keras. Bayangkan di antara ratusan perintis perusahaan mobil modern, Karl Benz mampu bertahan dan mewariskan nama perusahaannya hingga ke generasi milenial.

Karena memang, Insinyur teknik mesin lulusan University of Karlsruhe, Jerman itu – dengan hak paten yang didaftarkan pada 29 Januari 1886 – disebut-sebut sebagai penemu mobil modern. Sebelumnya Benz memang bergelut dengan rancangan mesin dan bentuk kendaraan yang berubah-ubah. Rancangan mesinnya dipatenkan pada 1879.

Bermula dari Bengkel Sepeda

Lahir dengan nama Karl Fredrich Michael Vaillant di Karlsruhe, Jerman, 25 November 1844 itu memang orang pertama yang menggunakan mesin pembakaran modern yang masih digunakan hingga dekade 1980-an. Motorwagen pertamanya dibuat tahun 1885 di Mannheim, Jerman. Hak paten yang dia daftarkan pada 29 Januari 1886 itu terdaftar atas nama “Benz & Cie.” – perusahaan yang dia dirikan bersama rekan bisnisnya pada 1883.

Karl Benz memiliki hasrat kuat menggantikan “kereta kuda” dengan “kereta bermesin” atau motorwagen

Berawal dari sering bermain ke sebuah bengkel sepeda milik Max Rose dan Friedrich Wilhelm Eßlinger tercetus keinginan dari ketiganya – Benz, Max dan Friedrich – membuat perusahaan yang memproduksi mesin-mesin industri. Maka lahirlah Benz & Companie Rheinische Gasmotoren Fabrik – selanjutnya disingkat “Benz & Cie” – yang berdiri ada 1883. Perusahaan itu cepat berkembang. Dalam waktu sekejap memiliki 25 pekerja.

Keberhasilan di tahun pertamanya memberikan kesempatan kepada Benz menekuni hasratnya – merancang mesin-mesin untuk kendaraan yang menggantikan “kereta kuda”.  Bekal kecintaannya kepada sepeda membuatnya tertarik mendesain sepeda roda tiga bermesin. Secara simultan Benz membuat mesin pembakaran internal dan sejumlah mode “Wagon” sekaligus mendaftarkannya ke hak paten.

Kalau “kereta kuda” lenih banyak menggunakan kayu, rancangan Benz banyak menggunakan fitur kawat dan penciptaan mesin 4 tak sebagai penggeraknya. Mesin diletakkan di antara roda belakang disertai kumparan pengapian yang sangat maju serta radiator. Daya ditransmisikan lewat dua rantai roller ke poros belakang. Rancangan Benz ini selesai dikerjakan tahun 1885 dan dipatenkan dengan nama “Benz Patent Motorwagen” pada 29 Januari 1886.

Ini yang dipatenkan Benz sehingga tercatat sebagai mobil modern pertama di dunia

Paten yang dimiliki Benz tercatat dengan nomor DRP-37435 dengan spefikasi mobil berbahan bakar gas. Versi buatannya di tahun 1885 sulit dikendalikan dan menabrak dinding saat demonstrasi publik. Tes sukses pertama di jalan umum terjadi pada awal musim panas 1886. Tahun berikutnya Benz merancang Motorwagen model 2 dengan beberapa modifikasi. Model ke-3 lahir 1889. Model ke-3 kembali meniru “kereta kuda” dengan menggunakan roda kayu dan sempat dipamerkan di Paris Expo di tahun yang sama.

Sertifikat Hak Paten yang didaftarkan atas nama perusahaan “Benz & Cie”.

Benz mulai memasarkan produksinya – mengiklankan sebagai “Benz Patent Motorwagen” pada akhir musim panas 1888 – membuat produknya tercatat sebagai mobil pertama yang dipasarkan dalam sejarah. Pelanggan kedua Motorwagen adalah pemilik pabrik sepeda di Paris – Emile Roger – yang mendapatkan lisensi dari Benz memproduksi mesin dan kendaraannya yang dipasarkan di tanah Perancis.

Persaingan dan Kerja Sama

Kendaraan Benz dirilis pada 3 Juli 1886 – tercatat 25 kendaraan terjual antara tahun 1888-1893. Memang belum melangkah ke produksi massal. Baru sebatas pengrajin. Namun Benz telah mengenalkan kendaraan roda empat dengan mesin 4 tak dengan desainnya sendiri. Emile Roger asal Perancis yang sudah memproduksi Benz dengan lisensi – selanjutnya menambahkan mobil Benz ke jajaran produksi.

Kala itu masyarakat Perancis lebih tertarik dengan mobil ketimbang Jerman. Mobil Benz yang diproduksi di Perancis melalui Roger lebih laku ketimbang mobilnya yang diproduksi di Jerman. Sebagai cara lebih meyakinkan calon pembeli – pada 5 Agustus 1888 – Bertha Benz – istri Karl Benz – melakukan perjalanan darat pertamanya menempuh jarak 106 kilometer.

Inilah tampilan mobil Benz yang lebih sempurna

Saat mengemudikan kendaraan pada pagi hari 5 Agustus 1888, Bertha tidak memberi tahu suaminya.  Dia membawa dua anaknya – Eugen dan Richard – menempuh jarak 106 Km dari Mannheim ke Pforzheim – kampung halaman ibunya. Selain direpotkan mencari bahan bakar ke apotik – ternyata mobil rancangan Benz belum bisa menanjak. Berbagai masalah teknis muncul. Dari sana muncul ide menciptakan lapisan rem di samping juga pentingnya “gigi” agar mobil yang lebih mirip modifikasi “kereta kuda” itu bisa menanjak.

Setelah beberapa kali melintasi tanjakan, Hertha memerintahkan pembuat sepatu untuk memaku kulit di blok rem. Bertha Benz dan kedua putranya akhirnya tiba dengan selamat di rumah orang tuanya. Di sana dia mengirimkan telegram ke suaminya yang tentu saja terkejut dengan kenekadan istrinya. Tanggal 5 Agustus dirayakan setiap 2 tahun di Jerman dengan parade mobil antik napak tilas rute yang dilalui Bertha Bens. Tahun 2008 rute itu diresmikan pemerintah Jerman dengan nama “Bertha Benz Memorial Route” sebagai warisan bersejarah.

Benz terus melakukan penyempurnaan atas produknya. Benz merancang dan mematenkan desain mesin datar pembakaran internal pertama – atau lebih dikenal dengan nama “Boxermotor” pada 1896. Setelahnya “Benz & Cie” tampil sebagai perusahaan mobil terbesar di dunia. Paling tidak ada 572 unit mobil yang diproduksi sepanjang 1899.

Persaingan industri mobil skala kecil kala itu memang ketat. Di Ceko juga berdiri perusahaan mobil “Ceko Nesselsdorfer Wagenbau” yang berganti nama menjadi “Tatra” pada 1897. Di Jerman, Daimler dan Maybach berkongsi mendirikan “Daimler Motoren Gesellschaft (DMG)” di Cannstatt pada 1890 – dan menjual mobil pertamanya tahun 1892 dengan merk “Daimler”.  Itu adalah “kereta kuda” yang ditarik oleh pabrikan lain.

Pada 1895 mereka memproduksi 30 unit kendaraan. Tapi baik Daimler maupun Maybach memiliki toko sendiri-sendiri yang bersebelahan setelah di antara krunya bertengkar. Benz, Maybach dan kru dari Daimler tampaknya tidak menyadari pekerjaan awal masing-masing. Mereka tidak pernah bekerja sama sebelumnya.

Saat terjadi merger perusahaan, Daimler dan Maybach tidak lagi menjadi bagian dari DMG. Daimler meninggal pada 1990. Di tahun yang sama Maybach merancang mesin bernama Daimler-Mercedes yang ditempatkan dalam model khusus – disusun berdasarkan spefikasi yang ditetapkan oleh Emil Jellinek. Ini adalah produksi mobil balap pertama di dunia – pengganti balapan “kereta kuda: yang sebelumnya sudah ada.

Dua tahun kemudian – 1902 – DMG mengenalkan prototype barunya yang diberi nama Mercedes dengan mesin Maybach berkecapatan 35 Km per jam. Tak lama setelah itu Maybach mundur dari DMG dan menekuni bisnisnya sendiri. Ha katas nama merk Daimler dijual ke produsen lain. Perusahaan Karl Benz menampungnya.

Saat ekonomi memburuk di Jerman setelah Perang Dunia I, Karl Benz mengusulkan kerjasama antara DMG dan “Benz & Cie” – namun direksi DMG awalnya menolak. Perundingan berlanjut beberapa tahun kemudian dan mencapai kesepakatan pada 1924 dengan Perjanjian Saling Mendukung yang berlaku hingga tahun 2000.

Dengan perjanjian itu kedua perusahaan merancang, produksi, pembelian dan penjualan dengan standar dan promosi bersama-sama – meskipun tetap mempertahankan merk masing-masing. Namun pada 28 Juni 1926 – dua tahun setelah perjanjian – DMG dan “Benz and Cie” akhirnya melakukan merger dengan nama baru “Daimler-Benz” dan “membaptis” semua produknya dengan merk Mercedes-Benz – sebagai penghormatan atas sejarah mobil DMG  dengan desain Maybach 1902, dan Mercedes-35 hp, dan nama Benz itu sendiri.

Karl Benz sejak berdirinya perusahaan “Daimler-Benz” hingga kematiannya pada 4 April 1929 – di usianya yang ke-84 – masih menjabat menjadi anggota dewan direksi. Kala itu Benz sudah melibatkan kedua putranya dalam manajemen perusahaan. [] Dari Berbagai Sumber

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here