Sowan ke Gus Sholah, Gerindra Jatim Sreg Khofifah Maju Pilgub

0
14
Banyak kapal Fery yang beroperasi antar Pelabuhan Ketapang -Gilimanuk yang sudah tidak laik angkut. Hal inilah penyebab seringnya terjadi kecelakaan sehingga penumpang yang menjadi korbannya. Kondisi inilah yang membuat Kemenhub Budi Karya Sumadi melakukan sidak ke pelabuhan Ketapang, dan memberi peringatan kepada pengusaha yang masih membandel jika masih mengoperasikan kapal rusaknya.

Nusantara.news, Surabaya – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Jawa Timur mengaku lebih sreg dengan sosok Khofifah Indar Parawansa. Khofifah punya latar belakang pendidikan mumpuni serta pengalaman berbagai organisasi dan juga sebagai Pengurus PP Muslimat Nahdlatul Ulama, layak untuk dicalonkan sebagai Gubernur Jawa Timur, melalui pemilihan kepala daerah 2018 mendatang.

Dengan adanya kesepakatan untuk mengusung Khofifah, langkah pengurus internal Partai Gerindra Jatim yang sudah disetujui DPP Gerindra, akhirnya melakukan sowan ke pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng, KH Sholahuddin Wahid atau Gus Sholah di Tebu Ireng Jombang, Minggu (18/6), kemarin.

Untuk urusan Pilgub 2018, DPD Partai Gerindra Jawa Timur terlihat sangat hati-hati mencari figur terbaik untuk diusung menjadi bakal calon Gubernur Jawa Timur. Gerindra punya patokan, kriteria bakal calon Gubernur Jawa Timur ke depan harus figur yang memahami berbagai persoalan, konsep sebagai jalan keluar, juga solusi pemecahannya.

Tentu, selain mendengar suara masyarakat secara langsung, Partai Gerindra juga berkonsultasi dengan para kiai NU serta tokoh masyarakat Jawa Timur. Terkait itu, Sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Timur Anwar Sadad mengatakan sejumlah pengurus Gerindra Jawa Timur telah sowan ke KH Sholahudin Wahid atau Gus Sholah yang juga pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang, Minggu (18/6).

Tujuannya, meminta pertimbangan dan mendiskusikan sosok-sosok yang dinilai tepat untuk memimpin Provinsi Jawa Timur, lima tahun ke depan.

“Gus Sholah adalah tokoh nasional yang ada di Jatim, tokoh NU, dan pengasuh pesantren besar yang melahirkan NU,” ujar Anwar Sadad kemarin.

Sadad menambahkan, Partai Gerindra Jawa Timur mempunyai kesamaan pandangan dengan Gus Sholah, kalau kader NU sudah saatnya memimpin Provinsi Jawa Timur.

Untuk diketahui, hingga saat ini ada dua nama kader NU asal Jawa Timur yang dinilai matang dan mampu untuk memimpin Jawa Timur, pasca selesainya pengabdian Soekarwo sebagai Gubernur yang telah menjabat dua periode. Mereka yang dimaksud adalah Saifullah Yusuf dan Khofifah Indar Parawansa.

“Masing-masing nama tersebut punya kelebihan, misalnya kelebihan dalam komunikasi dengan masyarakat. Sedangkan Khofifah selain punya persuasi yang baik dengan masyarakat, juga punya kelihaian dalam merumuskan kebijakan-kebijakan pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan penanganan sosial,” ungkap Anwar Sadad politisi asli Pasuruan ini.

Lanjut Sadad yang juga anggota DPRD Jawa Timur itu menyebut, Saifullah Yusuf sebagai salah satu pengurus di PBNU, serta Khofifah yang juga menjabat Ketua Umum PP Muslimat NU masing-masing punya kharisma. Namun Gus Sholah dikatakan mengaku lebih sreg dengan Khofifah. Menurut Gus Sholah, Khofifah lebih banyak memiliki nilai plus.

“Khofifah disebutkan lebih banyak memiliki komitmen dan jauh dari kesan pragmatis,” terang Sadad.

Untuk diketahui, kunjungan pengurus DPD Gerindra Jawa Timur tersebut diterima di kediaman Gus Sholah di lingkungan Pondok Pesantren Tebuireng Jombang.

Dipimpin oleh Ketua DPD Gerindra Jawa Timur, Soepriyatno pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu terjadi sangat akrab. Selain Soepriyatno, juga turut serta Sekretaris partai Anwar Sadad, serta pengurus lainnya yakni Rofiq, Hidayat, dan Kusriyanto.

Makna apa yang terkandung dalam pertemuan itu, mungkin jelas kalau Partai Gerindra dengan semangatnya tidak mau sembarangan penjaringan bakal calon Gubernur Jawa Timur.

Sebagai partai yang saat ini getol memperjuangkan perbaikan nasib rakyat, tidak mau salah dalam mengambil kebijakan. Sosok pro rakyat saja tidak cukup. Gerindra akan melakukan seleksi ketat sebelum menentukan pilihannya.

Untuk diketahui, hingga saat ini resmi akan maju sebagai bakal calon Gubernur Jawa Timur adalah Saifullah Yusuf, dijagokan oleh PKB. Nama lainnya, Hasan Aminudin, dari Partai NasDem. Sebelumnya, telah mendaftar ke DPD PDIP Jawa Timur adalah Suhandoyo kader PDIP asal Lamongan. Masih dari PDIP juga muncul nama Abdullah Azwar Anas, Budi Sulistiyono atau Kanang, dan HM Said Abdullah.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here