Syahbandar Muncar Lakukan Sidak Kelengkapan Dokumen Kapal

0
105
Pelabuhan Muncar

Nusantara.news, Jember – Muncar merupakan pusat industri pengolahan ikan sentra nelayan terbesar kedua di Indonesia setelah Bagan Siapi-api,  Riau. Ribuan kapal yang bersandar di dermaga dan bibir pantai saat menunggu dan selesai mencari ikan merupakan pemandangan sehari-hari di wilayah ini.  Di tengah kesibukan bandar ini tak jarang ditemui berbagai pelanggaran administratif yang dilakukan oleh pemilik ataupun awak kapal, baik karena kelalaian semata maupun karena unsur kesengajaan.

Seperti yang terjadi hari Sabtu (11/2/2017), terdapat laporan bahwa sebagian kapal yang bersandar selama berbulan-bulan belum melapor kepada otoritas Syahbandar Pada hari itu  Syahbandar Muncar melakukan sidak untuk mengecek kelengkapan dokumen dan perizinan kepada kapal pencari ikan yang. Hasilnya puluhan kapal terjaring sidak karena tidak memiliki keabsahan dokumen yang berlaku.

“Kita minta dokumen kapal mereka, apakah kelengkapannya sudah ada, termasuk juga menahan buku pelaut sebagai sanksi kepada kapal-kapal itu,” jelas Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Ketapang, Wilayah Kerja Muncar, Umu Faridah.

Menyikapi temuan ini syahbandar Muncar menghubungi beberapa agen pemilik kapal untuk segera mengurus kelengkapan dokumen. Pihaknya juga telah menyita buku izin melaut beberapa kapal karena telah habis masa aktifnya.

“Idealnya kapal yang berlabuh harus melakukan pelaporan dalam rentang waktu 1×24 Jam. Kita hanya berkordinasi pada ABK untuk memberikan peringatan mengenai operasi ini. Kita juga berpesan agar kapten sendiri yang mengurus dokumennya di kantor nanti,” tandas Umu.

Pada operasi kali ini diperiksa sebanyak 40 kapal nelayan yang berasal dari luar Banyuwangi. Sebagian besar kapal yang bersandar di teluk Sembulungan berasal dari Pekalongan. Apalagi dengan kondisi cuaca yang buruk dan tidak menentu, kapal-kapal itu biasanya akan bersandar di wilayah ini dalam waktu yang cukup lama. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here