Tambah Jam Pelayaran, Ratusan Pemudik Gratis Kapal Express C9 Nyaris Celaka

0
48
Calon penumpang Kapal Express Bahari C9 antri naik di Pelabuhan Jangkar Situbondo menuju Pulau Raas, Sumenep dalam program mudik gratis Pemprov Jawa Timur. ANTARA FOTO/Seno/aww/17.

Nusantara.news, Sumenep – Mudik Lebaran adalah momentum tahunan yang sudah mentradisi bagi masyarakat Indonesia. Pada saat itulah berbondong-bondong pemudik memenuhi jalan demi bisa berlebaran di kampung halaman. Namun, seperti bunyi pepatah lama mengatakan “untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak” seringkali menyertai perjalanan pemudik. Dan, inilah yang dialami penumpang mudik gratis kapal Express Bahari C-9 yang kandas ketika hendak berlabuh.

Sebanyak 390 penumpang dan anak buah kapal (ABK) dari kapal Express Bahari C-9 yang kandas tersangkut karang sekitar 1 mil di sekitar perairan Pulau Kalosot, Rass, berhasil diselamatkan oleh tim gabungan operasi penyelamatan yang dibantu oleh nelayan setempat, pada Sabtu (17/6/17).

Kapal Express Bahari C-9 ini adalah kapal untuk program mudik gratis yang melayani rute Pelabuhan Jangkar Situbondo – Kepulauan Raas (Sumenep), kandas di perairan pulau Kalosot, Raas. Kandasnya kapal Express Bahari C-9 disebabkan rusaknya baling-baling mesin kapal tersebut.

“Sesuai dengan laporan terakhir dari pimpinan Polsek Raas, evakuasi terhadap seluruh penumpang kapal mudik gratis itu telah tuntas. Semuanya selamat,” ujar Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Suwardi dalam keterangan pers, Minggu dini hari.

Kadishub Jawa Timur Wachid Wahyudi menjelaskan, sebenarnya faktor cuaca lebih berpengaruh dalam insiden ini. “Kapal hampir sampai, tetapi 1 mil sebelum dermaga kedahuluan air laut surut sehingga kapal kandas dan propelernya (baling-baling) mengenai batu karang,” ucapnya.

Wahid mengatakan,  sebenarnya mudik gratis lintas Pelabuhan Jangkar ke Pulau Raas menggunakan kapal cepat tersebut hanya melayani sekali pelayaran. Namun, karena membeludaknya penumpang maka ditambah sekali lagi pelayarannya. “Kapal tersebut berangkat lagi atau pelayaran kedua dengan membawa 392 penumpang yang diberangkatkan pada hari sama pukul 16.00 WIB,” katanya.

Sementara, untuk memastikan jadwal mudik gratis tidak terganggu, Kepala Bidang Perhubungan Laut dan Lalu Lintas Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan Dishub Jawa Timur Nyono, memaparkan pihaknya mempercepat penggantian propeler kapal milik PT Sakti inti Makmur itu.

“Sekarang propellernya sedang diperbaiki di Pelabuhan Raas. Mudah-mudahan hari ini sudah bisa beroperasi kembali agar jadwal program mudik gratis rute Jangkar-Raas tidak molor,” katanya, Minggu (18/6/2017).

Namun, sambung Nyono, seandainya hari ini perbaikannya tidak selesai, pihaknya sudah memerintahkan pihak operator agar melayani penumpang sebaik mungkin, seperti menyediakan makanan untuk berbuka puasa ataupun makan sahur. “Tapi pihak operator tadi menyanggupi perbaikan propeller kapal Express Bahari C-9 bisa selesai siang ini dan segera kembali mengangkut penumpang,” ucapnya.

Nyono menceriterakan,  Express Bahari C-9 kandas karena terlalu sore masuk ke Pelabuhan Raas. “Karakteristik Pelabuhan Raas kalau sore airnya sering kali surut,” katanya. Sedangkan Express Bahari C-9, menurut dia, terlalu sore masuk ke Pelabuhan Raas, karena penumpang yang membeludak di pelabuhan tersebut.

“Kemarin itu (Sabtu, 17/6), Express Bahari C-9 sebenarnya sudah tiba di Raas pagi. Tapi kemudian kembali lagi ke Jangkar untuk perjalanan yang kedua demi mengurai kepadatan penumpang di Pelabuhan Raas,” katanya.

Pada perjalanan pelayaran yang kedua itulah Express Bahari C-9 terlalu sore tiba di Pelabuhan Raas dan mengalami kandas sebelum berlabuh. “Semula tujuan kami adalah untuk meningkatkan pelayanan masyarakat agar tidak berjubel di pelabuhan dengan harapan semua penumpang terangkut dan tiba di tujuan. Tapi, ya, inilah, kita merencanakan, Tuhan yang menentukan,” ucapnya.

Kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Dishub Jawa Timur dan operator kapal yang melayani program mudik gratis Pemprov ini. “Dari pengalaman ini setidaknya kami mendapat pelajaran agar tidak mengubah jadwal keberangkatan mudik yang telah ditentukan,” katanya.

Program mudik gratis

Akibat Kapal express Bahari C9 tengah mengalami perbaikan propeler pasca kandas, ratusan calon pemudik gratis terlantar di Pelabuhan Jangkar.. ANTARA FOTO/Seno/foc/17.

Diadakannya program mudik gratis yang diadakan pemerintah dimaksudkan demi untuk menjaga keselamatan pemudik jelang lebaran. Program mudik gratis ini pada dasarnya Untuk mengurangi dampak kecelakaan bagi pemudik. Oleh karena itulah, pemerintah memasilitasi saran dan prasarana kepada masyarakat yang tahun ini di plot sebanyak 208.435 penumpang untuk moda angkutan lebaran darat, laut dan kereta api.

Gawe besar melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ini tentu butuh biaya tidak sedikit. Kementerian Perhubungan Budi Karya Sumadi pun menggelontorkan total  dana sebesar Rp90 miliar dari APBN 2017. Rinciannya, angkutan laut sebesar Rp32 miliar, angkutan darat Rp30 miliar dan kereta api sebesar Rp28 miliar.

Sayangnya, anggaran itu belum bisa mencukupi untuk mengcover keinginan semua masyarakat yang ingin merayakan lebaran bersama keluarga di kampungnya. Sehingga tiap pemerintah provinsi (pemprov), menyediakan anggaran tersendiri, terutama di jalur-jalur yang tidak termasuk dalam program mudik gratis. Seperti yang dilakukan Pemprov Jawa Timur untuk melayani rute laut antarkepulauan.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here