Temu Tokoh Jawa Timur, Tanpa Gus Ipul

0
161
Elisyus, salah satu panitia penggagas "Temu Tokoh Jawa Timur" menunjukkan undangan acara.

Nusantara.news, Surabaya – Atmosfer politik menjelang Pilgub Jatim 2018 terus memanas. Berbagai pihak terus menakar siapa dan bagaimana tokoh yang pantas menggantikan Gubernur Soekarwo (Pakde Karwo), setelah dua periode memimpin Jatim. Salah satunya dituangkan pada dialog “Temu Tokoh Jawa Timur”, yang menurut jadwal bakal digelar besok Selasa (23/5/2017), di Gedung Robotica kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember, (ITS) Surabaya.

Sayangnya, gelaran dialog bertema “Siapa dan Bagaimana Pasca Pakde Karwo” yang diprakarsai oleh salah satu stasiun televisi lokal untuk mengulas Jatim agar lebih baik ini, tidak dihadiri Wagub Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. Padahal, Gus Ipul termasuk sebagai salah satu tokoh berpengaruh di Jatim sekaligus kandidat bakal calon gubernur (Bacagub) yang namanya ikut melambung di berbagai lembaga survei Pilgub Jatim 2018.

“Semua tokoh yang tertera dalam undangan dipastikan bakal hadir, kecuali Gus Ipul,” kata Elisyus, salah satu panitia acara yang juga reporter di salah satu televisi lokal itu kepada Nusantara.news, Senin (22/5/2017).

Tak biasanya Gus Ipul absen dalam sejumlah kegiatan yang erat kaitannya dengan kepentingan Jatim. Sebab, menjelang kontestasi Pilgub Jatim 2018, Gus Ipul dikenal sebagai kandiat Bacagub paling rajin “blusukan” mendatangi berbagai acara, baik formal maupun non-formal.

Terlebih, acara dialog para tokoh yang akan disiarkan live selama 3 jam itu akan mengulas kebijakan-kebijakan populis setelah sepuluh tahun Pakde Karwo menjabat sebagai Gubernur Jatim. Terutamanya, program-program yang berkaitan dengan rakyat. Baik keberhasilannya maupun persoalan yang belum tuntas dan kendalanya.

Menurut Elisyus, absennya Gus Ipul untuk bertemu para tokoh di Jatim itu karena padatnya agenda kerja di waktu yang bersamaan pada saat acara digelar, sehingga berhalangan hadir. Kendati demikian, dia selaku salah satu panitia penggagas acara mengaku memakluminya.

“Beliaunya sudah kami datangi langsung minggu lalu dan dikonfirmasi kesediaan waktunya, tapi beliau bilang berhalangan hadir karena sudah ada agenda lain,” terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, setelah dikonfirmasi pihak panitia penyelenggara, puluhan tokoh mamastikan diri bakal hadir dalam dialog terbuka untuk umum itu. Mereka di antaranya, Soekarwo (Gubernur Jawa Timur), Khofifah Indar Parawansa (Menteri Sosial), Imam Nahrawi (Menteri Pemuda dan Olah Raga), KH Dr Ir Salahuddin Wahid (Gus Solah, pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang).

Kemudian, Prof Dr Mahfud MD (mantan ketua Mahkamah Konstitusi) Kombes Pol Dr Syafiin (dari Mabes Polri, mantan Paspampres Presiden Gus Dur dan presiden Megawati Soekarnoputri serta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono), Laksda (purn) Hari Bowo (mantan Wakasal) yang saat ini menjabat Komisaris Utama PT Pelindo III.

Turut dikonfirmasi kehadirannya pula, Abdul Halim Iskandar (Ketua PKB dan DPRD Jawa Timur),  KH Hasib Wahab Hasbullah (Gus Hasib, pengasuh Pondok Pesantren Tambak Beras), Suroso (Direktur Utama Bank Jatim). Subawi (Dirut Bank BPR, Bank UMKM Jatim), Rendra Kresna (Bupati Malang, Ketua Nasdem Jatim), Budi Sulistiyono atau Kanang (Bupati Ngawi), Abdullah Azwar Anas (Bupati Banyuwangi).

Termasuk, Prof Warsono (Rektor Universitas Negeri Surabaya, Unesa), Prof Joni Hermana (Rektor ITS), La Nyalla Mattaliti (Ketua Pemuda Pancasila Jatim), Nurhayati Assegaf (Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat dan anggota DPR RI), Hasan Aminuddin (mantan Bupati Probolinggo dan anggota DPR RI dari Partai Nasdem), dan Puput Tantriana Sari (Bupati Probolinggo).[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here