Tiga Pimpinan Kota Malang Bakal Ramaikan Kontestasi Pilkada 2018

0
414

Nusantara.news, Kota Malang – Pesta Demokrasi rakyat Kota Malang semakin dekat. Tepatnya, Juni 2018 akan diselenggarakan Pilkada, guna mencari nahkoda pembangunan Kota Malang. Siapa saja tokoh-tokoh atau figur-figur berpengaruh yang saat ini sedang mempersiapkan diri untuk ikut dalam kontestasi Pilkada 2018?

Saat ini, di Kota Malang ada tiga pucuk pimpinan yang akan turut berkontestasi dalam agenda Pilkada Kota Malang 2018. Nama M Anton, sebagai petahana, namanya sudah digadang-gadang banyak pihak. Selain dia, ada juga nama Sutiaji yakni Wakil Walikota Malang yang akan turut meramaikan bursa dalam kontestasi Pilkada mendatang, dan Ketua DPRD Kota Malang M Arief Wicaksono. Ketiganya bakal berkompetisi demi merebut kursi N-1 alias kursi Walikota.

Pertama adalah M Anton, Walikota Malang selama ini yang telah mendirikan tongkat estafet kinerjannya, nampaknya akan melanjutkan kinerja dan pembangunan di periode selanjutnya. akan majunya kembali M. Anton sebagai petahana, terindikasi dengan kunjungan Perindo ke rumah dinasnya di Jalan Ijen Nomor 2, Klojen, Kota Malang. Dalam peristiwa itu, Anton disinyalir akan menggandeng Perindo.

Abah Anton masih menjadi salah satu figure yang diperhitungkan di dalam kontestasi Pilkada Kota Malang 2018 nanti. Pasalnya Abah anton masih memiliki pengaruh yang kuat bagi masyarakat dan beberapa komunitas yang dekat dengannya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Ketua Partai Perindo yang juga CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo melakukan kunjungan di Kota Malang. Kunjungannya di dampingi oleh Ketua DPD Perindo Kota Malang Laily Fitriyah Liza Min Nelly dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Perindo Ahmad Rofiq serta Ketua DPW Perindo Jatim Muhammad Mirdasy dan beberapa kader Perindo lainnya.

Yakni, Sutiaji, Wakil Walikota Malang saat ini bersama sekitar 35 orang mendatangi posko pendaftaran bakal calon kepala daerah dari  PDIP di Kantor DPC PDIP Kota Malang di Jl Panji Suroso Kecamatan Blimbing, pada Selasa (13/6/2017) malam, sekitar pukul 21.30 WIB lalu. Hal ini menjawab rumor beberapa pekan terakhir. Sejak tiga pekan terakhir, mendengar informasi kalau Sutiaji bakal masuk ke gelanggang kompetisi N-1 melalui PDI Perjuangan (PDIP).

Ia datang mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon Walikota Malang melalui PDIP. Tidak hanya mengambil formulir, ia juga membayar dana gotong royong yang menjadi syarat wajib mereka yang ikut Pilkada melalui pintu PDIP.

Ia mengatakan bahwa PDIP sebagai partai terbuka untuk umum, meski dirinya bukan dari kader tapi pihaknya memiliki semangat yang sama dengan ide dasar PDIP. Sutiaji optimis untuk mendapatkan rekom dari DPP PDIP. “Meskipun saya bukan kader, tetapi jiwa saya Sukarnoisme, dan saya siap melaksanakan Trisakti Sukarno dan amanat UUD 1945,” ujarnya ketika dimintai penjelasan oleh wartawan, Kamis (16/6/2017).

Satu nama lagi muncul secara terbuka di Bursa wali kota Malang yakni M Arief Wicaksono sebagai Ketua DPRD Kota Malang. Namanya masuk dalam perbincangan kandidat bakal calon wali kota Malang dalam Pilkada Kota Malang 2018.

Memang nama Arief akan dipastikan muncul dalam bursa. Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP di Kota Malang mengantar Arief mengambil formulir ke Posko Pendaftaran Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang PDIP, pada Kamis, (15/6/2017) lalu, dengan rombongan pendukungnya.

Beberapa PAC PDIP di kota Malang yang mengantar Arief yakni Kedungkandang, Blimbing, Klojen, Sukun, dan Lowokwaru mengusung nama tunggal Arief Wicaksono sebagai calon dari internal PDIP. Nama ini disepakati dalam penjaringan di tingkat ranting, yang kemudian dideklarasikan di tingkat PAC, dan diserahkan ke DPC dan Tim 5 PDIP.

PAC Kedungkandang yang paling akhir mendeklarasikan hasil penjaringan, sampai akhirnya muncul nama Arief Wicak. Deklarasi hasil penjaringan dari 12 ranting itu disampaikan Selasa (13/6/2017) malam lalu di Balai RW X Kelurahan Lesanpuro Kecamatan Kedungkandang.

Arif Hermanto, Anggota Komisi A DPRD Kota Malang menyatakan alasan kenapa memilih nama Arief Wicak. “Pertama untuk menjaga soliditas partai sehingga kami mengajukan nama kader sendiri, dan kami akan memperjuangkan dukungan kami. Selain itu, Pak Arief merupakan kader potensial dan beliau berkomiteman untuk mengembangkan Kedungkandang,” tegasnya

Arif berharap DPP PDIP memberikan rekom bakal calon wali kota Malang kepada kader sendiri. “Saya berharap rekom untuk kader sendiri, meskipun kami sepenuhnya tunduk kepada keputusan partai,” imbuh politisi partai PDIP tersebut.

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here