Tim Ahli DPR-RI Kaji Pariwisata Banyuwangi

0
148

Nusantara.news, Banyuwangi – Geliat pariwisata di Banyuwangi memberikan harapan yang cerah bagi masyarakat. Terlebih alokasi anggaran yang digelontorkan Pemkab tidak gede-gede amat, tapi mampu mengangkat nama Banyuwangi menjadi ikon pariwisata yang unggul di Jawa Timur.

Tertarik atas kiat dan jurus Pemkab Banyuwangi mengembangkan potensi pariwisata di daerahnya, satu rombongan Tim Ahli DPR-RI dari Jakarta datang ke Kabupaten paling timur di Jawa Timur itu.

“Kehadiran kami ke sini, ingin mengetahui secara langsung bagaimana kebijakan pariwisata yang diterapkan Pemkab Banyuwangi. Padahal, tahun ini, anggaran untuk pariwisata hanya Rp.12 miliar. Namun target PAD dari sektor pariwisata mencapai Rp 19 miliar. Kedatangan kami ke Banyuwangi juga untuk mengetahui kendala-kendala pengembangan pariwisata,” ungkap Kepala Badang Keahlian DPR, Asep Ahmad Saefullah Rabu (1/3/2017).

Asep menambahkan pihaknya ingin mengetahui bagaimana manajemen pariwisata dilaksanakan oleh Banyak SKPD di Banyuwangi. Titik tekan yang membuat pengelolaan Banyuwangi menarik adalah sinergitas antar SKPD yang mampu menghasilkan output pariwisata berkualitas.

Sementara itu, Kepala Plt Dinas Pariwisata MY Bramuda mengungkapkan jika pengembangan pariwisata di Banyuwangi dilakukan oleh Kerjasama antar SKPD di lingkungan pemerintahan.

“Tidak ada ego sektoral. Semua kedinasan (SKPD), keroyokan untuk mengembangkan pariwisata Banyuwangi. Sehingga itu memudahkan kami bekerja,” ungkapnya.

Bramuda melihat jika kesuksesan pariwisata Banyuwangi juga ditopang oleh banyak pihak seperti swasta, budayawan dan masyarakat umum seperti dalam penyelenggaraan Banyuwangi Festival.

Data statistik kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara menunjukan tren kenaikan. Pada tahun 2016, terdapat kenaikan sebesar 131 dibandingkan tahun 2015.Untuk wisatawan mancanegara tercatat 77.000 orang mengunjungi destinasi wisata di Banyuwangi. padahal target awal kunjungan hanya 45.000 wisatawan.

Untuk wisatawan domestik, pemerintah Banyuwangi menargetkan kunjungan sebesar 2,3 juta dengan realisasi 2016 sebesar 4,02 Juta. “Tren kenaikan wisatawan ini menjadi salah satu aspek yang menarik kunjungan legislatif ke Banyuwangi,” ungkap Bramuda.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here