Tim RELASI Temukan Pelanggaran di Pilkada Kota Batu

0
40

Nusantara.news, Kota Batu – Rabu, 15 Februari 2017, tepat pukul 13.00 WIB, seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkada Kota Batu 2017, ditutup. Seluruh panitia pun membereskan beberapa berkas dan merapikan surat suara pencoblos yang berada dalam terhimpun dalam kotak suara.

Sekawanan pemuda yang mengatasnamakan Tim Relawan untuk Demokrasi (RELASI), sebelumnya telah menyebar anggotanya ke beberapa TPS guna melakukan pengawasan. Usai penutupan TPS, Tim RELASI melakukan evaluasi bersama dan membuka sejumlah temuan lapangan saat pilkada berlangsung.

Koordinator Tim RELASI M. Adifirsta mengungkapkan, pihaknya sejauh ini telah menemukan beberapa hal yang dianggapnya pelanggaran sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Kami melakukan pemantauan ke ±80 TPS, yang stay di 15 TPS. Lepas itu kami balik ke Sekretariat Omah Rakyat untuk melakukan evaluasi dan saling membuka semua temuan hasil pemantauan,” ujarnya kepada Nusantara.news, Rabu (15/2/2017).

Pihaknya menyebutkan ada beberapa pelanggaran yang ditemukan oleh anggotanya di antarannya,  praktik money politic. Dikatakan, semua calon melakukan money politic yang berujung pada mobilisasi massa. Bukan asal ngomong, karena ada beberapa relawan dan juga masyarakat setempat yang mengaku mendapatkan uang money politic tersebut yang besarannya berbeda antar calon. Pelanggaran lain adalah ketrlibatan aparatur sipil negara (ASN). “ Ini juga fakta, mereka terlibat memobilisasi massa,” kata Adifirsta. Pelanggaran lain adalah perhitungan surat suara di TPS yang dianggap kurang transparan, yakni ketika saat akan perhitungan suara pembukaan segel pada kotak suara tidak diperlihatkan ke publik. Hal ini bertentangan dengan aturan PKPU No. 10 Tahun 2015 Pasal 47 yang menjelaskan ketika menghitung suara, surat suara harus diperlihatkan ke publik. Gembok juga sudah terbuka.

Adifirsta mengetakan, Tim Relasi akan melengkapi data dan temuan tersebut selanjutnya diumuymkan ke publik melalui jumpa pers dan pres rilis.

Adifirsta menambahkan, pihaknya terus membangun kesadaran politik masyarakat Kota Batu, dan terus mengawasi dan mengkritisi apabila ada kebijakan pemerintah yang menyimang dan tidak relevan dengan kondisi masyarakat,” tandanya. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here