Tokoh Anti-Rusia Jadi Penasihat Keamanan Nasional Trump yang Baru

0
110
Foto: Reuters

Nusantara.news, Washington – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengangkat penasihat keamanan nasional yang baru, menggantikan Michael Flynn yang mengundurkan diri beberapa waktu lalu karena skandal komunikasi ilegal dengan duta besar Rusia di AS. Namun pengganti Lynn dikenal sebagai sosok anti-Rusia.

Lantas bagaimana hubungan Trump dengan Rusia? Apakah ini sinyal babak baru hubungan Trump – Putin, setelah mundurnya Flynn yang dikenal sebagai orang yang selama ini mendorong kerja sama AS-Rusia.

Letnan Jenderal Herbert Raymond McMaster menggantikan Michael Flynn yang mengundurkan diri pada 14 Februari lalu.

Sebagaimana dikutip Reuters Selasa, 21 Februari 2017, McMaster adalah seorang perwira militer yang dikenal sebagai tokoh yang berani bicara apa adanya dan cenderung menantang atasan. Meski begitu, ia adalah seorang ahli taktik militer yang sangat dihormati serta pemikir yang strategis.

“Dia sangat dihormati oleh semua orang di kalangan militer. Kami juga sangat terhormat memilihnya. Dia orang yang memiliki pengalaman luar biasa,” kata Trump.

Namun, ada satu pandangan yang membedakan antara McMaster dan Trump.

McMaster seorang yang anti-Rusia. Dalam pandangannya, Rusia adalah ancaman nyata bagi keamanan AS. Sementara, Flynn, penasehat keamanan nasional terdahulu, justru sebaliknya, memandang Rusia sebagai mitra geopolitik yang potensial.

Dalam sambutannya di Pusat Studi Strategis dan Internasional bulan Mei 2016, McMaster mengatakan bahwa Rusia berhasil mencaplok Crimea dan mengintervensi militer di timur Ukraina dengan tanpa dukungan masyarakat internasional.

McMaster juga mengatakan tujuan Moskow yang lebih luas adalah meruntuhkan tatanan keamanan ekonomi dan politik di Eropa pasca-Perang Dingin dan mengganti dengan sesuatu yang lebih simpatik demi kepentingan Rusia.

Penasihat keamanan nasional adalah jabatan pembantu presiden yang bersifat independen, sehingga tidak memerlukan konfirmasi oleh Senat AS sebagaimana menteri kabinet.

Seorang penasihat keamanan Presiden memiliki pengaruh yang luas terhadap kebijakan luar negeri. Dia juga juga senantiasa menghadiri pertemuan dengan Dewan Keamanan Nasional bersama dengan Departemen Luar Negeri, Departemen Pertahanan dan badan-badan keamanan lainnya seperti FBI dan CIA.

Trump tampaknya sengaja mengangkat perwira militer yang memiliki pengaruh cukup kuat di kalangan militer. Mengingat Trump yang tidak memiliki pengalaman dalam kebijakan militer. Ini menunjukkan bahwa sang jenderal bakal sangat berperan dalam kebijakan-kebijakan militer Presiden Trump, sekaligus juga sebagai penyeimbang bagi Pentagon.

McMaster, yang mengenakan seragam militer saat pengumuman pengangkatannya, bergabung dengan Menteri Pertahanan Jim Mattis dan Menteri Keamanan Dalam Negeri John Kelly di lingkaran dalam penasihat keamanan nasional Trump.

McMaster dipandang sebagai tentara intelektual dan seorang pemikir. Dia memiliki gelar doktor dalam bidang sejarah dari University of North Carolina

McMaster adalah direktur the Army Capabilities Integration Center, semacam think-tank militer, di Fort Eustis, Virginia.

Di luar Angkatan Darat, ia dikenal karena bukunya yang terbit tahun 1997 “Dereliction of Duty”, yang mengungkap kesalahan penanganan pemerintah AS atas Perang Vietnam. Karena buku ini, dia mendapat reputasi sebagai orang yang berani bicara tentang kebenaran.

McMaster pernah memimpin pasukan tentara AS di perang Irak (tahun 1991 dan tahun 2005). McMaster merupakan pilihan kedua Trump untuk menggantikan Flynn, yang diselidiki FBI menjalin kontak dengan para pejabat Rusia. Trump memecat Flynn pekan lalu setelah terungkap bahwa sang penasihat telah memberi informasi sesat kepada Wakil Presiden Mike Pence tentang  diskusi dengan duta besar Rusia untuk AS selama masa transisi.

Trump dalam sebuah konferensi pers mengaku kecewa dengan Flynn memperlakukan Pence, tetapi tidak percaya bahwa Flynn telah melakukan sesuatu yang melanggar terkait percakapannya dengan pihak Rusia.

Pilihan pertama Trump untuk menggantikan Flynn sebenarnya Robert Harward, tapi dia menolak tawaran tersebut. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here