Tokoh Madura: Awas, PKI Sudah Bangkit di Indonesia

0
598

Nusantara.news, Surabaya – Tokoh masyarakat Jawa Timur asal Madura yang juga Ketua Forum Dakwah Islam Indonesia (FDII) H Ali Badri Zaini, mengecam keras oknum-oknum yang selama ini membuat kisruh negeri dan mempertentangkan Islam dengan ke Indonesian.

“Sesungguhnya siapa sih yang anti Pancasila? Waspadalah bahwa Partai Komunis Indonesia (PKI) telah bangkit di bumi tercinta,” jelasnya kepada Nusantara.news, di Surabaya Rabu (8/2/2017).

Ali Badri berpesan kepada masyarakat Indonesia agar tidak termakan isu-isu yang tidak benar yang semakin membuat semrawut bangsa. Adu domba yang selama ini menjadi modus operandi PKI sudah mulai nampak dalam kehidupan kebangsaan saat ini.

“Waspadalah modus adu domba PKI. Mereka sudah muali bikin kacau dengan membenturkan anak bangsa, membenturkan Islam dengan Islam, membenturkan Islam dengan kebangsaan dan ormas-ormas lain di Indonesia,” kecamnya.

Menurutnya, PKI akan semakin mudah masuk ke kehidupan kebangsaan kalau negeri tercinta ini dalam kondisi kacau. “Kalau negeri ini sudah kacau mereka (PKI) akan masuk dengan idiologinya. Di mana-mana saat ini sudah kacau, alim ulama didata dan dibuat galau, apa maksud dari semua ini?” katanya mempertanyakan.

Sebelumnya pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur KH Salahudhin Wahid, menyampaikan “Pesan Kebangsaan Pesantren Tebuireng” agar damai serta tidak mempertentangkan Islam dan ke-Indonesiaan.

“Ada kesan, yang mendukung Ahok bukan Islam. Sedangkan yang tidak mendukung Ahok bukan Indonesia. Itu dua-duanya keliru,” tegas Gus Sholah di Jombang dalam dialog bertajuk Pesan Kebangsaan Pesantren Tebuireng, Minggu (5/2/2017).

Selain merespons situasi politik terkini, Gus Sholah juga menyoroti gejala ketidakadilan sosial dan ekonomi yang ada di tengah masyarakat. Juga jaminan hak dasar yang harus terus dipenuhi oleh negara secara bertahap. “Termasuk jaminan kebebasan beragama, perlu diterapkan secara utuh di dalam masyarakat,” kata mantan wakil Ketua Komnas HAM ini.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here