Truk Sampah Kehabisan BBM, Sampah Menumpuk di Kota Malang

0
72

Nusantara.news, Kota Malang –  Kosongnya kupon pengambilan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar, yang diperuntukkan untuk mengoperasikan truk kebersihan pengangkut sampah membuat 36 unit mobil truk pengangkut sampah di Kota Malang tidak dapat beroperasi. Truk-truk itu diparkir di kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang.

Hal ini mengakibatkan, sampah-sampah di Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) menumpuk. Beberapa warga di beberapa titik yang dekat dengan TPSS mengaku kesal karena sampah menumpuk hingga menimbulkan aroma yang tidak sedap di lingkungan wilayahnya

“Sampah jadi meluber dan tak terangkut di bak dum truk, lihat saja apabila esok tidak diambil lagi akan menggunung, dan menimbulkan bau di perumahan warga,” ungkap Asih, warga Pandanwangi, Kecamatan Belimbing, Kota Malang. Rabu (12/4/2017)

Kepala Seksi Angkutan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang. Toto Sapto Mardjono,  menjelaskan perihal tidak beroperasinya mobil pengangkut sampah tersebut, “Hal tersebut karena dari seksi kami tidak menerima kupon BBM jenis solar.” jelasnya

Apabila ini terus berlanjut dan kupon tersbut belum juga turun maka akan banyak sekali dampak akibat sampah yang tidak bisa terangkut tersebut “Selain mengeluarkan aroma yang tidak sedap dan akan terjadi penumpukan sampah yang lebih banyak lagi disetiap TPSS,” ungkap pria yang akrab disapa Sapto tersebut.

Dalam satu harinya, untuk mengeoperasionalkan armada truk sampah tersebut membutuhkan kurang lebih 1.400 liter solar.

Ia melanjutkan penjelasannya, bahwa kini untuk jumlah kendaraan pengangkut sampah ada 36 unit yang tiap harinya harus beroperasi. “terkait kekosongan atau belum turunnya kupon BBM tersebut, saya tidak tahu jelasnya, itu ada di tataran atas,” imbuhnya.

Berkaitan dengan hal ini pihaknya sudah menyampaikan kepada petugas yang ada disetiap area TPS . Kalau kami tidak bisa mengambil sampah. “Sudah kami upayakan untuk menyeleseikan permasalah kekosongan kupon ini, apabila lama-lama dibiarkan juga masyarakat akan terganggu karena sampah tidak terangkut,” tandas Sapto.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here