Turut Entaskan Kemiskinan, PD Muhammadiyah Malang Galakkan TURBA

0
105

Nusantara.news, Malang – Kemiskinan masih menjadi potret permasalahan di suatu wilayah, dan hal ini bukan hal baru bagi suatu daerah. Himpitan pembangunan dan arus ekonomi yang begitu cepat membuat masyarakat menengah ke bawah semakin tidak berdaya dalam pemenuhan kebutuhan ekonominya.

Tercatat di Kota Malang Angka kemiskinan ternyata masih tinggi, dari total jumlah penduduk 845.638 jiwa, 300 ribu jiwa di antaranya masih tercatat sebagai warga miskin. Indikator tersebut terungkap dari survei yang dilakukan oleh Dinas Sosial dan Catatan Kependudukan Pemerintah (Dinsos dan Disependukcapil) Kota Malang.

Berdasarkan data tersebut, mayoritas penduduk miskin di Kota Malang tersebar di Kecamatan Sukun. Kabanyakan di antara mereka hidup dengan menempati tanah-tanah milik Pemkot Malang.

Majelis Pelayanan Sosial Pimpinan Daerah (MPS PD) Muhammadiyah Kota Malang sebagai organisasi masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menyejahterakan masyarakat juga. Kini, MPS PD Muhammadiyah Kota Malang rutin mengadakan kegiatan Turun ke Bawah (Turba) maupun bakti sosial (baksos) untuk para dhuafa’ dan lansia.

”Alhamdulillah. MPS PD Muhammadiyah Kota Malang terhitung dari awal bulan Ramadhan ini sampai sekarang telah kami galakkan berbagi rasa kepada para dhuafa’ dan lansia,” ujar Ketua MPS PDM kota Malang Zaenal Abidin MSi, kepada Nusantara.news, Selasa (4/7/2017).

Program “Turba” dan berbagi sesama sesama ini, merupakan program yang baru dan akan berkelanjutan ke depannya. Dengan dukungan penuh oleh seluruh MPS se-Cabang Muhammadiyah Kota Malang, Panti Asuhan Muhammadiyah atau Aisyiyah se-Kota Malang dan Perharsia Malang Raya.

Sejauh ini, kegiatannya adalah himbauan pelaksanaan Baitul Arqam di panti-panti asuhan Muhammadiyah atau pun Aisyiyah, penyampaian laporan perkembangan anak-anak panti terkait dengan pembinaan dan pendidikan dan penyampaian laporan keuangan periodik triwulanan yang diteruskan ke Lazismu, serta Turba maupun bakti sosial.

Adapun agenda turba dan baksos yang telah dilakukan selama bulan Ramadhan lalu di antaranya di Panti Asuhan Al-Munawaroh, Kedungkandang, Kota Malang pada tanggal 1 Juni 2017 lalu. Kemudian, turba di panti Asuhan Putra Bareng pada tanggal 10 Juni 2017, dan pada tanggal 11 Juni 2017 turba dan baksos diadakan di Panti Fakih Usman Sukun, Kota Malang.

Selain itu juga, di Panti Asuhan Putri Aisyiyah Dinoyo, Kota Malang pada tanggal 17 juni 2017.Terakhir, turba dan baksos diadakan pada tanggal 18 Juni 2017 di panti Asuhan KH Mas Mansyur, Kota Malang.

Rencana tindak lanjut dari kegiatan tersebut akan lebih menyeluruh untuk merambah pada wilayah-wilayah yang masih memiliki potensi kantung kemiskinan yang tinggi di Kota Malang. “Selanjutnya, lebih ke publik yang Insyaa Allah akan di galakkan ke depanya, agar tidak hanya pada internal saja namun lebih menyulur pada kalangan masyarakat Kota Malang,” jelasnya.

“Hal ini dilakukan selain juga dakwah dan ibadah, juga merupakan suatu bentuk tanggung jawab kita kepada sesama untuk saling membantu apabila ada yang sedang dilanda musibah atau kesulitan hidup,” jelas Abidin.

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here