UKMP UM Tingkatkan Wawasan Literasi dan Berpikir Kritis di Malang

0
49
Pameran Buku UKM Penulis, Universitas Negeri Malang (Sumber: Agus Nurcholiq)

Nusantara.news, Kota Malang – Dengan misi untuk meningkatkan wawasan literasi masyarakat Kota Malang, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Penulis Universitas Negeri Malang (UM) menggelar pameran buku di Sasana Budaya UM.

Agenda tersebut dimulai sejak 9 Oktober – 13 Oktober 2017 nanti, dalam pameran yang digelar oleh UKMP UM ini menyodorkan 130 judul buku yang terdiri dari berbagai macam jenis. Mulai dari kalangan anak hingga dewasa. Mulai dari novel, cerpen hingga buku teoritis sosialdan politik.

Kondisi literasi bangsa Indonesia yang sangat memprhatinkan mendorong untuk badan dan lembaga yang bergerak dibidang literasi untuk menggenjot minat baca masyarakat Indonesia. Salah satunya yakni melalui agenda yang dselenggarakan UKM Penulis UM ini.

Pada 2012, untuk pengukuran sains, Indonesia berada peringkat 64, nomor 2 dari bawah dengan perolehan skor 382. Di kawasan Asia Tenggara, Singapura lagi-lagi masih menempati skor tertinggi dalam bidang matematika sebesar 573.

Sedangkan, Singapura ada di peringkat ke 2 dari seluruh negara yang diteliti. Negeri mungil itu juga juara untuk kategori sains dengan skor 551 di peringkat ke 3. Central Connecticut State University (CCSU) asal Amerika Serikat merilis data bertajuk World’s Most Literate Nations Ranked yang dilepas pada 9 Maret 2016 lalu.

Mirisnya hasil penelitian tersebut menempatkan Indonesia di peringkat ke 60 dari total 61 negara. Posisi lima besar dipegang oleh negara-negara Skandinavia seperti Finlandia, Norwegia, Islandia, Denmark, Swedia.

Rendahnya literasi  daya minat baca Indonesia itu bisa dikaitkan dengan angka buta huruf di Indonesia yang masih tinggi. Pada zaman yang sudah sangat maju dengan teknologi, di Indonesia masih ada jutaan penduduk yang masih buta huruf.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Pusat Data dan Statistik Kemendikbud tahun 2015, angka buta huruf di Indonesia masih tinggi yang jumlahnya mencapai 5.984.075 orang. Ini tersebar di enam provinsi meliputi Jawa Timur 1.258.184 orang, Jawa Tengah 943.683 orang, Jawa Barat 604.683 orang, Papua 584.441 orang, Sulawesi Selatan 375.221 orang, Nusa Tenggara Barat 315.258 orang.

Dengan kata lain melihat hal tersebut pembangunan pendidikan yang tengah dilakukan kini belum sepenuhnya merata. Apalagi di beberapa daerah 3T (Terluar, Terdepan dan Teringgal).

Selain menggelar pameran buku dan kampanye dalam rangka meningkatkan literasi dan daya minat baca masyarakat Indonesia dalam acara tersebut diselenggarakan lomba penulisan karya ilmiah, jurnalistik dan artikel. Tidak hanya menyuguhkan pameran ratusan buku dan perlombaan saja, adapun sesi bedah buku yang diselenggrakan yakni bedah buku Nonfiksi, Prosa dan Puisi.

Pembedahan buku tersebut menjadi satu acuan bahwa dalam setiap buku atau tulisan terselip suatu nilai dan makna yang penting bagi kehidupan.

Yuli, Humas UKMP menjelaskan acara yang sedang diselenggarakan tersebut selain untuk meningkatkan literasi dan daya minat baca masyarakat, juga mengajak untuk mampu berpikir kritis melalu diskusi buku dan artikel.

“Selain mendorong daya minat baca, kami juga mengadakan diskusi bedah buku baik non fiksi, prosa dan puisi, dalam diskusi tersebut nantinya akan menumbuhkan daya nalar kritis pemikiran kita pada sebuah literasi,” jelasnya kepada Nusantara.news, Kamis (12/10/2017).

Langkah dan upaya kecil yang dilakukan oleh UKMP ini memiliki harapan, sedikit banyak membantu untuk mengentaskan maslah buta huruf dan meningkatkan literasi daya minat baca masyarakat, khususnya di Kota Malang.

 

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here