UNBK di Jatim, 12 SMA di Kepulauan Belum Siap

0
98

Nusantara.news, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan 100 persen pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA dan SMK tahun 2017. Berbagai persiapan dilakukan guna mendukung pelaksanaan ujian yang dilakukan 3-6 April 2017. Untuk SMA dilaksanakan mulai 10-13 April 2017, dan ujian susulan dilakukan pada 18 – 19 April 2017. Tapi, target tersebut agak meleset, karena ada 12 SMA di beberapa kepulauan yang belum bisa melaksanakan UNBK.

“Memang, keinginan kami  untuk pertama kalinya menyelenggarakan UNBK 100 persen. Tapi, setelah dilihat satu persatu, ada 12 SMA yang tersebar di beberapa kepulauan belum bisa melaksanakan UNBK tahun ini. Selebihnya, alhamdulillah sudah siap dan bisa sukses,” ujar Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf saat Rapat Koordinasi Persiapan UNBK Tahun 2017 di ruang kerja Wakil Gubernur Jatim di Jalan Pahlawan, Surabaya, Senin (6/3/2017).

Persiapan pelaksanaan sudah dilakukan dengan baik, terutama menyangkut  perangkat komputer di semua lembaga, pasokan listrik, dan koneksi internet. Termasuk  dukungan dari PT Telkom Regional V Jawa Timur dan PT. PLN (Persero) Distribusi Jatim guna menyukseskan pelaksanaan UNBK untuk sekolah lanjutan atas tersebut.

Data di Dinas Pendidikan Jatim,  tahun ini terdapat ada sebanyak 3.252 lembaga SMA, SMK dan Madrasah Aliyah dengan 446.152 siswa yang tersebar di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur yang melaksanakan UNBK. Jumlah itu meningkat dibandingkan 60 persen dari tahun lalu yang sebanyak 1.300 lembaga.

Saifullah Yusuf berharap, minggu depan bisa dilaksanakan Apel Siaga Persiapan UNBK 2017 yang diikuti berbagai pemangku kepentingan seperti Dispendik, PLN, Telkom, kepala sekolah, guru, maupun operator program.

Untuk penggunaan laptop pribadi siswa, dijelaskan, terdapat ketentuan dari Dinas Pendidikan Jatim untuk mengarantina laptop seminggu sebelum pelaksanaan UNBK di sekolah. Tujuannya agar bebas virus dan tidak mengganggu koneksi internet.

Pada kesempatan yang sama, Manager Komunikasi, Hukum dan Distribusi PT. PLN (Persero) Distribusi Jatim, Wisnu Yulianto mengatakan, pihaknya  siap mendukung dan mensukseskan pelaksanaan UNBK Tahun 2017. “Di Jatim terdapat sebanyak 113 kantor rayon, 16 kantor area, dan 1 kantor area pengatur distribusi yang dikerahkan guna mendukung pelaksanaan UNBK SMA,” kata Wisnu Yulianto. Dari kantor area pengatur distribusi bisa untuk memonitor seluruh keandalan pasokan listrik di seluruh wilayah di Jawa Timur.

“Terkait kesiapan itu, hingga bulan Maret ini akan dilakukan pemeliharaan untuk menyiapkan jaringan-jaringan supaya bisa lebih handal dan terbebas dari gangguan. Karena listrik ini membutuhkan kesempurnaan dari mulai pembangkit hingga ke pelanggan. Pada saat pelaksanaan UNBK hingga selesai diharapkan pasokan listriknya bisa diandalkan,” jelasnya.

Kemudian, Deputi Executive Vice President Telkom Regional V Jawa Timur Djatmiko, juga menyatakan kesiapan perusahaannya mendukung pelaksanaan UNBK tahun ini. “Ini bukan yang pertama Telkom melaksanakan UNBK, kita pernah memiliki pengalaman di tahun 2016 lalu. Perlu digarisbawahi, tahun 2016 kita sukses, no issue. Kita ulangi kesuksesan di tahun 2017 dengan size yang jauh lebih besar dibanding tahun lalu,” kata Djadmiko.

Sementara, untuk wilayah kepulauan, Telkom menggunakan teknologi tercanggih untuk pelaksanaan UNBK. Selain pemanfaatan satelit untuk mendukung akses internet di kepulauan, Telkom juga menggunakan fiber to the home (FTTH), teknologi tercanggih yang bisa memberikan layanan akses internet 100 mb per second per sekolah.

Jika semua pihak mengaku kesiapan telah matang dilakukan, semoga dalam pelaksanaannya tidak ada kendala, termasuk sekolah-sekolah yang berada di kepulauan terpencil. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here