Unicef Kembangkan Pendidikan Inklusif Bagi ABK di Bondowoso

2
482

Nusantara.news, Bondowoso – Unicef bekerjasama dengan  Lembaga Pelatihan dan Konsultan Inovasi Pendidikan Indonesia menggelar pelatihan kepada tenaga pengajar di Bondowoso tentang manajemen pembelajaran anak berkebutuhan khusus (ABK). Tujuan kegiatan ini adalah agar ABK dengan anak normal memperoleh pendidikan yang sama, tanpa ada perbedaan.

Menurut Koordinator Satap Inklusif wilayah Bondowoso Murti Jasmani, tidak ada pembeda karena semua anak memiliki keinginan untuk tumbuh dan berkembang secara sama. “Dengan adanya program ini, maka ABK pantas untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Sehingga tidak merasa menjadi manusia yang gagal, karena memang tidak ada manusia yang gagal,” ujarnya, Rabu (1/3/2017), di Pondok Pesantren Al Islah, Bondowoso.

Dari program pelatihan ini diharapkan tercipta kesempatan yang luas bagi setiap anak berkebutuhan khusus merasakan fasilitas pendidikan yang sama dengan anak lain. “Kita berharap tahun ajaran baru sekolah-sekolah itu berani memasang banner. Salah satu contohnya, ‘menerima ABK di manapun berada’. Ini agar ABK dapat terfasilitasi,” tegasnya.

Bondowoso memiliki beberapa lembaga pendidikan untuk mengembangkan pendidikan inklusif bagi ABK. Pendidikan satu atap Inklusi Kabupaten Bondowoso saat ini sudah mengawal empat titik yaitu Botolinggo, Tlogosari, Grujugan dan Sempol.

“Kami semua memiliki ekspektasi bahwa seluruh proyek pembangunan sekolah inklusif dapat terealisasi ke seluruh sekolah di Kabupaten Bondowoso,” imbuhnya. []

2 KOMENTAR

  1. saya guru kls1 setiap th selalu ada anak yg istimewa cara mengajar anak tsb saya sesuaikan dgn kebutuhan anak tsb sy ingin lebih tahu lebih dalam teori membimbing ABK

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here