UNICEF Luncurkan Program Tekan Pernikahan Dini di Probolinggo

0
67

Nusantara.news, Probolinggo – Angka pernikahan dini (di bawah usia 16-20 tahun) di Kabupaten Probolinggo tergolong tinggi. Dari total 4.017 pernikahan yang tercatat hingga akhir Mei 2016 lalu, 1.811 pernikahan di antaranya (45,08%) masuk kategori pernikahan dini. Dari data tersebut wilayah Kecamatan Krucil, dengan jumlah, dari 245 pernikahan, sekitar 152 pernikahan (62%) masuk kategori pernikahan dini. Disusul Kecamatan Tiris, dari total 358 pernikahan, 177 pernikahan (49%) masuk kategori pernikahan dini.

Tingginya angka pernikahan dini membuat UNICEF, meluncurkan program menekan pernikahan dini di Kabupaten Probolinggo. Kedatangan tim lembaga PBB untuk anak-anak itu, yang terdiri dari UNICEF  Jakarta, yang diwakili Felice Baker; dan UNICEF Surabaya yang diwakili Naning Puji Yulianingsih, serta Perhimpunan Rahima dan Yayasan Rumah Kita Bersama, sebagai mitra kerja UNICEF,  disambut Wakil Bupati Timbul Prihanjoko di rumah dinas, Selasa (4/4/2017). Turut pula hadir beberapa instansi pemerintahan Kabupaten Probolinggo.

“Kabupaten Probolinggo mendapat program UNICEF  atas rekomendasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak (PPPA), dan juga komitmen Bupati Probolinggo, P. Tantriana Sari. Tujuan besarnya, supaya dapat mengangkat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan menjadikan Kabupaten Probolinggo wilayah ramah anak,” ungkap perwakilan UNICEF  Jakarta, Felice Baker, Selasa (4/4/2017).

Felice Baker menambahkan program kerja ini dilaksanakan selama 14 bulan. Kegiatannya meliputi pemetaan, peran pencegahan, penyusun data, modul-modul untuk mengambil keputusan, dan melatih aktor yang berperan untuk perlindungan anak.

Sementara itu, Wakil Bupati Timbul Prihanjoko menyambur gembira atas adanya sokongan dari lembaga internasional untuk menyelesaikan permasalahan di wilayahnya. “Pemerintah daerah memberikan support pada UNICEF  yang telah membantu supaya Kabupaten Probolinggo semakin baik dan  dapat meningkatkan kesadaran masyarakat maupun dapat meningkatkan IPM,” tambahnya.[]

 

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here