Wagub dan BI Jatim Bahas Solusi Inflasi yang Lebih Besar di Desa Ketimbang di Kota

0
56

Nusantara.news, Surabaya – Inflasi pedesaan yang lebih besar daripada perkotaan menjadi bahasan di dalam pertemuan yang dilakukan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf dengan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah IV di Surabaya, Difi A Johansyah yang digelar di Kantor Wakil Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan Surabaya, Senin (30/1/2017).

“Seperti diketahui, BPS merilis inflasi lebih besar di desa daripada di kota, maka perlu dicari penyebabnya kenapa seperti ini. Diduga selama ini produsen telah menjadi konsumen, petani di desa hasilnya dibawa ke kota baru petani kemudian membeli beras dari kota,” kata Saifullah Yusuf.

Ditambahkan, apalagi, saat ini subsidi tarif dasar listrik bagi pelanggan pemakai tegangan 900 VA dicabut. Belum lagi adanya kenaikan pajak kendaraan bermotor, kenaikan tarif transportasi, serta naiknya harga sejumlah kebutuhan bahan pokok seperti harga cabe yang juga ikut memicu inflasi. Sehingga harus dicarikan solusi untuk mengendalikannya.

Sementara itu, selain inflasi, dalam pertemuan yang berlangsung mulai pukul 12.00 hingga 13.30 WIB itu juga membahas perkuatan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam menghadapi era MEA (Masyarakat Ekonomi Asean).

“Ada keinginan dari kami (Pemerintah Provinsi dan BI-Red) untuk memperkuat Konsultan Keuangan Mitra Bank (KKMB). Nanti KKMB akan fokus membantu pembiayaan bagi UMKM, meningkatkan produk serta membantu proses pemasarannya,” terang Gus Ipul, sapaan Saifullah Yusuf.

Gus Ipul yang juga Ketua PBNU ini mengatakan, dalam pertemuan tersebut juga membahas percepatan gerakan non tunai atau e-commerce, itu terkait kecenderungan masyarakat saat ini yang mulai bertransaksi secara non tunai. Disebutkan, dari data yang yang ada, transaksi non tunai juga terus meningkat bahkan saat ini telah mencapai 24 persen. “Pemerintah dan BI akan mendorong terus gerakan non tunai ini,” katanya.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here