Wapres di Surabaya, Minta Risma Wajibkan PKL dan Bus Antarkota Bawa Sapu

0
62

Nusantara.news, Surabaya – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengusulkan kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk menerapkan aturan setiap pedagang kaki lima dan mobil antar kota harus membawa sapu. Tujuannya, ketika nganggur bisa membersihkan lingkungan sekitar tempat berjualannya.

“Semua pedagang kaki lima, semua mobil antar kota harus bawa sapu, mereka (pedagang kaki lima-red) harus bertanggungjawab menjaga kebersihan di setiap 10 meter di sekitar lokasi berdagangnya,” kata Jusuf Kalla dalam sambutannya di peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2017 di Taman Suroboyo, Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur, Selasa, (28/2/2017).

Dihadapan Wali Kota Tri Rismaharini, Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan undangan lainnya, JK mengatakan, dengan membawa sapu, jika sedang longgar harus menyapu dan bersih-bersih di sekitar lokasi berdagangnya. Dan, semua orang diharapkan ikut bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungannya masing-masing.

“Di Bangkok, saya melihat saat tidak ada tamu, mereka (pedagang-red) langsung menyapu, kedai-kedai dan sekitarnya terlihat bersih. Angkot juga begitu, saat mereka berhenti langsung menyapu di sekitarnya, karena disana itu merupakan kewajiban dari aturan,” lanjutnya.

JK mengusulkan semua orang juga bertanggung jawab terhadap selokan-selokan yang ada di depan rumah atau kantornya. Tidak hanya setiap minggu selokan di depan rumah atau kantor dibersihkan. Dia memberi contoh, di Amerika, kalau ada salju di halaman atau trotoar depan rumah mereka, maka pemerintahnya bisa menuntut pemilik rumah sesuai aturan.

“Jadi, siapa saja yang punya rumah harus bertanggungjawab membersihkannya, termasuk tidak membuang sampah sembarangan di sekitar rumahnya,” lanjut JK.

Peduli dan ikut menjaga lingkungan dari sampah, JK juga mencontohkan di Afrika menjalankan cara khusus untuk mengatasi sampah, misalnya untuk mengurangi sampah sisa makanan, dengan memperkecil piring yang digunakan.

“Di Afrika seperti itu, piringnya diperkecil, maka pasti tidak akan ada sisa makanan yang mubazhir. Kalau kurang bisa tambah lagi,” katanya.

Benar yang disampaikan Wapres JK, jika semua sadar dengan kebersihan lokasi sekitarnya. Dan ditunjang dengan aturan tegas yang diawasi oleh pemerintah, dipastikan lokasi yang bersih dan sehat akan terwujud. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here