Waspadai Cabai Impor Mengandung Formalin

0
109

Nusantara.news, Kota Batu – Cabai impor dari India dan China, yang beredar di pasaran dalam keadaan kering dan tidak berlabel atau hanya sekedar dibungkus kemasan plastik, tanpa ada kejelasan kandungan nilai higeinis dan pertangungjawaban pembuatan produk barang, perlu diwaspadai. Sebab, diduga  cabai bodong tersebut tidak layak untuk di konsumsi. Kejadian ini kemudian mendapat respon tanggap oleh Dinas Perdangangan di beberapa daerah, dan juga Badan Pengawasan Obat dan Makanan.

Penny Kusumastuti Lukito, Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI, menegaskan akan melakukan kajian dengan segera dan juga melakukan operasi pasar guna mengetahui kualitas cabai yang beredar di pasaran.

“Hal yang diwaspadai adalah cabai yang mengandung formalin dan bahan pengawet yang mungkin saja akan digunakan, termasuk untuk cabai lokal,  untuk menghindari kebusukan. Saat ini kita lakukan upaya pemeriksaan bersama dengan beberapa pemerintah daerah,” ujar Penny.

Ia menegaskan apabila cabai tersebut benar mengandung bahan kimia, dan juga tidak memenuhi syarat berat bersih suatu barang, maka cabai tersebut tidak layak dikonsumsi dan akan membahayakan masyarakat. “Benar memang harga murah, namun apabila ada kandungan yang tidak sehat, nanti pun juga akan membahayakan masyarakat.” tegasnya

Perlunya penguatan masyarakat dan partisipasi beberapa elemen yang terkait guna mencegah hal ini terjadi, khususnya Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan  dan Pasar harus jeli dan tanggap menyoal permasalahan ini

Selain itu, juga diperlukan stabilisasi harga cabai dalam negeri untuk memperkuat ketahanan pangan lokal, dan juga agar lebih mudah untuk melakukan kontrol kandungan barang produksi dan terkait distribusi  dan pemanfaatan cabai tersebut. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here